Nasib Aktor China Xu Peng Berubah Drastis gegara AI, Kini Jual Sayur di Pasar
Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai membawa dampak besar bagi industri hiburan China.
Salah satu yang merasakannya adalah aktor Xu Peng, yang kini harus menerima kenyataan kehilangan banyak pekerjaan setelah produksi drama pendek beralih menggunakan AI.
>>> Film G.I. Joe ala Danny McBride Dikabarkan Mulai Syuting Tahun Depan
Xu Peng sebelumnya dikenal sebagai salah satu bintang drama pendek vertikal yang tengah naik daun.
Aktor berusia 30 tahun itu kerap memerankan karakter CEO yang dingin dan berwibawa, sosok yang membuat namanya semakin populer di kalangan penonton.
Di masa kejayaannya, Xu Peng bahkan menjalani jadwal syuting yang sangat padat.
Ia mengaku bisa bekerja hingga 15 sampai 16 jam setiap hari demi memenuhi berbagai proyek drama pendek.
Namun, kondisi industri berubah dengan sangat cepat. Produksi drama pendek berbasis AI kini mendominasi pasar.
Berdasarkan laporan HK01, pada kuartal pertama 2026 terdapat sekitar 128 ribu drama pendek yang dirilis di China.
Sekitar 122 ribu di antaranya diproduksi menggunakan teknologi AI atau lebih dari 95 persen dari total produksi baru.
Perubahan tersebut membuat peluang kerja bagi banyak aktor semakin berkurang, termasuk Xu Peng.
Setelah tawaran akting menghilang, ia memutuskan meninggalkan Hengdian, pusat industri film dan televisi China di Provinsi Zhejiang, untuk pulang ke kampung halamannya di Shandong.
Kini, kehidupan Xu Peng jauh berbeda dari sorotan kamera. Ia membantu usaha keluarganya dengan menjual hasil panen sayuran milik sang kakek di pasar tradisional.
Hampir setiap hari, Xu Peng mengendarai kendaraan listrik untuk mengangkut sayuran sebelum dijual.
Update Terbaru
Dari Nonton Maradona di TV Desa, Kini Bubista Pimpin Cape Verde Lawan Argentina
Jumat / 03-07-2026, 20:49 WIB
Cara Dapat Penghasilan Tambahan 100 Ribu per Hari Lewat Aplikasi Resmi 2026
Jumat / 03-07-2026, 20:49 WIB
Daftar 10 Paspor Terkuat di Dunia 2026, Indonesia Peringkat 119
Jumat / 03-07-2026, 20:49 WIB
Ibu-ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya di Sensus Ekonomi 2026
Jumat / 03-07-2026, 20:49 WIB
PM Pakistan dan Menlu Afghanistan Melayat Jenazah Ali Khamenei
Jumat / 03-07-2026, 20:46 WIB
Pendaftaran Beta Tertutup Ketiga Monster Hunter Outlanders Dibuka, Uji Coba 7 Agustus
Jumat / 03-07-2026, 20:46 WIB
Pokémon Scarlet & Violet Kembali Hadirkan Hisuian Typhlosion 7-Star Tera Raid
Jumat / 03-07-2026, 20:46 WIB
Xiaomi Luncurkan Empat Produk Redmi Baru: Tablet, TWS, Smartwatch, dan Headphone
Jumat / 03-07-2026, 20:43 WIB
Kemdagri Siapkan Sanksi untuk Bupati Purwakarta Usai Lagu Kontroversial
Jumat / 03-07-2026, 20:43 WIB
Cek Geliat Ekonomi, Purbaya Sebar Anak Buah ke Sejumlah Pasar
Jumat / 03-07-2026, 20:43 WIB
Disney Perbarui Dragon Striker untuk Musim Kedua, Tayang Awal 2027
Jumat / 03-07-2026, 20:42 WIB
Pabrik Cakram PlayStation Terbesar Sony Mulai Beralih ke Mikro Optik
Jumat / 03-07-2026, 20:42 WIB
Meccha Chameleon Jadi Game Terlaris 2026, Penjualan Tembus 12,6 Juta Kopi
Jumat / 03-07-2026, 20:42 WIB
Shuhei Yoshida Kritik Steam Machine: Mahal dan Kinerja Biasa Saja
Jumat / 03-07-2026, 20:42 WIB






