Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei kemungkinan besar tidak akan menghadiri pemakaman sang ayah, mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Upacara penghormatan terakhir jenazah Ali Khamenei akan dilangsungkan pada Sabtu (4/7) di Teheran dan Qom.

>>> Rupiah Menguat ke Rp17.963 per Dolar AS pada Sore Ini

Prosesi pemakaman akan dilangsungkan pada 9 Juli di Kota Mashhad yang merupakan kota kelahiran sang imam besar Iran tersebut.

Ketidakhadiran Mojtaba Khamenei disebabkan karena kekhawatiran keamanan karena bisa kembali menjadi target serangan Israel.

Seorang ulama dan diplomat senior Iran Ayatollah Hakim Elahi mengatakan ancaman dan risiko akan pengintaian Israel membuat kehadiran Mojtaba secara publik "berbahaya" bagi jutaan pelayat yang hadir, dikutip dari NDTV.

Penghormatan jenazah Ali Khamenei akan digelar di Teheran pada 4 Juli dan di Kota Qom pada 7 Juli.

Jenazah akan dimakamkan pada 9 Juli di Kota Mashhad.

Pihak berwenang Iran memperkirakan jutaan pelayat akan turun ke jalan selama enam hari, menjadikan pemakaman tersebut salah satu peristiwa dunia yang paling banyak dipantau.

>>> Keluarga dr Icha Lapor Polda NTT soal Dugaan Intimidasi Anggota DPRD

Banyak poster dan papan reklame raksasa terpasang di seluruh Iran yang menampilkan mendiang Khamenei.

Menurut laporan IranWire, Mojtaba Khamenei juga tidak menghadiri pemakaman sang istri, Zahra Hadad Adel pada Rabu (1/7) lalu.

Zahra merupakan salah satu korban meninggal selain Ali Khamenei akibat serangan udara Israel dan AS di Teheran pada 28 Februari lalu.

Menurut laporan dan foto yang dipublikasikan, Mojtaba Khamenei tampak absen dari upacara tersebut.

Media Iran mempublikasikan gambar-gambar upacara pemakaman di Sekolah Menengah Atas Farhang dan dihadiri oleh ayahnya.

Jaringan sekolah Farhang awalnya didirikan oleh Gholam-Ali Hadad-Adel.

>>> PDIP: Tak Masuk Akal Jokowi Tak Tahu Ada Prosesi Injak Kepala Kerbau

Zahra Hadad-Adel yang lahir pada 1979, adalah seorang guru di cabang putri Teheran dan memiliki gelar di bidang ilmu komunikasi dengan konsentrasi jurnalistik dari Universitas Allameh Tabataba'i.