Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus meragukan pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang mengaku tidak mengetahui akan ada prosesi adat injak kepala kerbau saat safari politik di Lampung.

Deddy mengaku mendapat informasi bahwa Jokowi justru menjadi ketua panitia acara adat tersebut.

>>> Beasiswa Teladan 2027 Dibuka, Cek Syarat dan Kampus Mitra

"Jokowi mau injak kepala kerbau atau kepala ular ya silakan saja, enggak ada hubungan dengan kita.

Yang saya dengar, Jokowi jadi ketua panitia kegiatan itu," kata Deddy dikutip dari Detik, Jumat (3/7).

Menurut Deddy, pernyataan PSI yang menyebut Jokowi tidak tahu bisa saja tidak benar dan sulit dibuktikan.

Ia menyinggung sosok Jokowi yang dinilainya bisa melakukan apa pun untuk mencapai tujuan.

"Sehingga sangat tidak masuk akal dan mungkin berbohong kalau dia bilang tidak tahu akan ada drama sinetron soal injak-menginjak itu.

Bagi kami, terserahlah Jokowi mau lakukan apa saja untuk mencapai tujuannya, kita nggak ambil pusing," ujar Deddy.

Deddy menambahkan, Jokowi memang harus melakukan segala cara untuk memelihara dinasti politiknya. "Dia memang harus melakukan semua cara apa pun untuk memelihara dinastinya.

Dan itu memang sudah ciri khas dan karakter seorang Jokowi, apa pun akan dilakukan," katanya.

Anggota Komisi II DPR itu menyebut cerita yang beredar di publik adalah Jokowi yang membuat dan memviralkan acara adat tersebut.

>>> Cek Bansos Juli 2026 Sekarang, Ketahui Status Desil 1-4 dan Jenis Bantuan yang Diterima

"Ini ceritanya, dia yang buat, dia yang waswas, dan dia pula yang viralkan. Bagi kami, itu cuma dagelan lucu-lucuan agar publik terus membicarakan dia," katanya.