Komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Ahmad Vahidi untuk pertama kalinya muncul ke publik sehari sebelum rangkaian upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dimulai pada Sabtu (4/7).

Kemunculan Vahidi ini merupakan yang pertama sejak pecahnya perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, sebagaimana dikutip dari AFP.

>>> Kanada Mulai Salurkan Bantuan Belanja Bulanan yang Ditingkatkan

Dalam foto yang dirilis media Iran Fars, Vahidi tampak meletakkan tangannya di atas peti mati Ali Khamenei dan berdoa.

Selama perang berlangsung, Vahidi memilih menjauh dari sorotan publik, kemungkinan untuk menghindari serangan Israel.

Kemunculan Vahidi terjadi setelah jenazah Ali Khamenei tiba di Teheran untuk mendapatkan penghormatan terakhir dari warga Iran.

Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, melaporkan jenazah Khamenei tiba di kompleks keagamaan Masjid Agung, Teheran.

>>> OJK Dorong Literasi Pasar Modal Syariah di Kalangan Generasi Muda

Media semi-pemerintah Iran, Far News, juga merilis video kedatangan jenazah Khamenei di masjid tersebut.

"Jenazah Pemimpin Revolusi Islam yang gugur telah tiba di Masjid Agung Imam Khomeini pada Jumat pagi menjelang upacara perpisahan, pemakaman, dan pemakaman yang akan diadakan di Iran dan Irak," demikian pernyataan mereka.

Dalam rekaman tampak peti jenazah yang diselimuti bendera Iran diangkat beberapa orang ke tempat tertentu, dan terlihat orang-orang mengerubungi peti tersebut.

>>> NHM Peduli Hibahkan Alat USG Jantung Anak ke RSUD Tobelo

Upacara penghormatan terakhir dan pemakaman Ali Khamenei akan digelar pada Sabtu di Teheran dan Qom, serta pada 9 Juli di Mashhad.