DPR Tak Persoalkan Napi Penerima Amnesti 17 Agustus Harus Ikut Komcad
Komisi I DPR tidak mempermasalahkan syarat keikutsertaan dalam program komando cadangan (Komcad) bagi warga binaan yang mendapat amnesti pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang.
Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar, Dave Laksono, mengatakan syarat tersebut sepenuhnya merupakan hak pemerintah atau Presiden.
>>> Daftar Pemain Naturalisasi yang Hijrah ke Liga Indonesia
Menurut Dave, syarat itu diberikan untuk memastikan para warga binaan tetap memiliki semangat kebangsaan dan kedisiplinan setelah bebas.
"Nantinya terdapat persyaratan tertentu bagi penerima amnesti, termasuk keikutsertaan dalam program pembinaan seperti Komponen Cadangan, hal tersebut tentu merupakan bagian dari kebijakan pemerintah," ujar Dave saat dihubungi, Kamis (2/7).
Ia mengaku tetap mendukung rencana tersebut sepanjang pemberian amnesti sesuai ketentuan perundang-undangan.
Dave menjelaskan, amnesti merupakan hak konstitusional Presiden yang diatur dalam Pasal 14 ayat (2) UUD 1945. Meski demikian, dalam pelaksanaannya Presiden tetap harus mendapat pertimbangan DPR.
"Artinya, meskipun merupakan kewenangan Presiden sebagai kepala negara, pelaksanaannya tetap berada dalam koridor konstitusi dan melibatkan mekanisme checks and balances melalui pertimbangan DPR," kata dia.
Secara teknis, amnesti merujuk pada UU Darurat Nomor 11 Tahun 1954 tentang Amnesti dan Abolisi. Undang-undang tersebut menegaskan bahwa Presiden dapat memberikan amnesti atas dasar kepentingan negara.
>>> Dune: Awakening Rilis Edisi Fisik PS5 pada Musim Gugur 2026, Pre-Order Dibuka
"Dalam praktik ketatanegaraan, kepentingan negara tersebut dapat mencakup berbagai pertimbangan, antara lain aspek kemanusiaan, rekonsiliasi nasional, pembinaan, maupun kepentingan strategis lainnya yang dinilai penting bagi bangsa dan negara," katanya.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto sebelumnya menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan pemberian amnesti bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada 17 Agustus tahun ini.
Namun, sebelum bebas, penerima amnesti harus menjalani program komponen cadangan (Komcad).
Menurut Agus, amnesti menjadi salah satu upaya konkret pemerintah dalam mengatasi kelebihan kapasitas penghuni di sejumlah lapas dan rutan.
"Mudah-mudahan Pak Presiden, seperti saya sampaikan tadi, Agustus nanti akan memberi amnesti kepada warga binaan pemasyarakatan di bawah usia 35 tahun.
>>> Pre-Order Figurine The First Descendant: Bunny, Ultimate Bunny, dan Valby Dibuka, Pengiriman 2027
Tapi tidak langsung bebas, melainkan ikut komcad agar mereka disiplin," kata Agus.
Update Terbaru
Keuntungan Trump dari Kripto dan Korupsi Capai Rp22 Triliun
Jumat / 03-07-2026, 03:28 WIB
Keterlambatan Pembayaran Negara Tekan Penyedia Layanan Anak di Montana
Jumat / 03-07-2026, 03:28 WIB
PS5 Disc Drive Jadi Tidak Berguna pada 2028? Sony Hentikan Produksi Fisik
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Dow Cetak Rekor Tertinggi, Nasdaq Tertekan Aksi Jual Saham Chip
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Anak 11 Tahun di Kanada Meninggal Akibat Rabies Setelah Terpapar Kelelawar
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB






