Pemerintah Terbitkan SK Perdagangan Karbon untuk Perhutanan Sosial, Libatkan Masyarakat Adat
Kementerian Kehutanan memastikan perdagangan karbon tidak hanya dikuasai korporasi besar. Pemerintah membuka ruang bagi masyarakat lokal dan masyarakat adat di sekitar kawasan hutan.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan, Surat Keputusan (SK) perizinan niaga karbon akan diserahkan pada 6 Juli 2026.
>>> PLN Amankan 1,8 Juta Ton Batu Bara Tambahan pada Juli 2026
SK ini mencakup Persetujuan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) untuk tiga perusahaan konsesi dan satu izin khusus untuk kelompok perhutanan sosial.
"Pada Tanggal 6 Juli, 3 hari sebelum launching SRUK, nanti juga akan ada launching pemberian SK bagi tiga konsesi dan satu perhutanan sosial yang sudah bisa memperdagangkan karbonnya," jelas Raja Juli di kantor Kemenko Pangan, Kamis (2/7/2026).
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang selama ini terpinggirkan. Keterlibatan kelompok perhutanan sosial diyakini memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat adat di pedalaman.
"Salah satunya ada tiga PBPH swasta, satu lagi perhutanan sosial. Jadi ini benar-benar melibatkan masyarakat, masyarakat adat, perhutanan sosial yang selama ini terpinggirkan," lanjut dia.
>>> 5 Rekomendasi Eyeliner Awet dan Dipuji Pengguna, Cocok untuk Aktivitas Seharian
Transaksi awal dari konsesi swasta dan perhutanan sosial diperkirakan mampu memperdagangkan 31 juta ton ekuivalen karbon dioksida.
Nilai perputaran ekonomi dari penjualan unit emisi tersebut diproyeksikan mencapai sekitar lima triliun rupiah.
Pelibatan masyarakat ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan sektor kehutanan sebagai pendorong ekonomi baru.
Hak pengelolaan perhutanan sosial telah diintegrasikan penuh dengan Sistem Registri Unit Karbon nasional.
>>> Grab Luncurkan Fitur Remaja untuk Dukung Kemandirian Anak dengan Pendampingan Digital
Sebelumnya, pemerintah bersiap meluncurkan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) pada 9 Juli 2026. Peluncuran ini menandai dimulainya babak baru perdagangan karbon nasional yang terintegrasi standar internasional.
Update Terbaru
Assassin's Creed Black Flag Resynced Hadirkan Fitur Menyelam Bebas dan Banyak Bangkai Kapal Baru
Jumat / 03-07-2026, 02:36 WIB
The Ramparts of Ice Season 2 Tayang Oktober 2026
Jumat / 03-07-2026, 02:36 WIB
The Ramparts of Ice Season 2 Tayang Oktober 2026
Jumat / 03-07-2026, 02:36 WIB
Showrunner Andrea Newman Tinggalkan Chicago Fire Setelah 14 Musim
Jumat / 03-07-2026, 02:35 WIB
Polisi Usut Kasus Kekerasan di Daycare Capgemini Bengaluru, Lima Pengasuh Jadi Tersangka
Jumat / 03-07-2026, 02:35 WIB
Whistleblower Dipecat Usai Bongkar Kekerasan Balita di Daycare Bengaluru
Jumat / 03-07-2026, 02:35 WIB
Spanyol Hadapi Austria di Laga Eliminasi Piala Dunia di Los Angeles
Jumat / 03-07-2026, 02:35 WIB
Politisi Republik Kritik Wali Kota New York soal Imbauan Hemat Energi
Jumat / 03-07-2026, 02:31 WIB
Tim Penyelamat Evakuasi Pria Hidup dari Reruntuhan Gempa Venezuela Setelah Delapan Hari
Jumat / 03-07-2026, 02:31 WIB
Tim Penyelamat Evakuasi Pria Hidup dari Reruntuhan Gempa Venezuela Setelah Delapan Hari
Jumat / 03-07-2026, 02:31 WIB
Persiapan Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce di Madison Square Garden
Jumat / 03-07-2026, 02:29 WIB
Persiapan Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce di Madison Square Garden
Jumat / 03-07-2026, 02:28 WIB
Bocoran Event Evo Vault Free Fire Juli 2026: Ada Skin AUG Blazing Fracture
Jumat / 03-07-2026, 02:28 WIB
Minecraft: Server Privat Dinyatakan Ilegal? Ini Penjelasan Resminya
Jumat / 03-07-2026, 02:28 WIB






