Tim penyelamat internasional berhasil menarik seorang pria hidup dari reruntuhan gedung bertingkat di Venezuela, delapan hari setelah gempa bumi kembar mengguncang wilayah tersebut.

Hernan Gil, seorang satpam berusia 43 tahun, ditemukan dalam kondisi selamat di bawah 140 ton puing di Catia La Mar pada Kamis, 2 Juli 2026.

>>> Persiapan Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce di Madison Square Garden

Ia bertahan hidup di dalam bilik parkir beton kecil yang melindunginya saat bencana terjadi pada 24 Juni lalu.

Operasi Penyelamatan Multinasional

Tim darurat dari tujuh negara, termasuk Venezuela, Chile, Amerika Serikat, Portugal, Kosta Rika, El Salvador, dan Meksiko, bekerja sama selama lebih dari 100 jam.

Mereka menggali terowongan sepanjang tiga meter untuk mencapai korban.

Seorang petugas pemadam kebakaran Chile yang terlibat menyebut operasi ini sebagai yang paling kompleks dan sulit secara teknis yang pernah ia tangani.

Paramedis Palang Merah Kosta Rika, Allan Madrigal, yang pertama kali mendeteksi tanda-tanda kehidupan pada hari Minggu, mengaku sempat meragukan indranya sendiri.

"Anak yang datang seminggu lalu tidak sama dengan yang akan kembali ke Kosta Rika, percayalah," ujar Madrigal.

Seorang rekan dari Kosta Rika melaporkan bahwa Gil bahkan tidak memiliki kuku yang terhancurkan.

>>> Persiapan Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce di Madison Square Garden

Anggota Palang Merah Meksiko, Marco Antonio Franco, menggambarkan Gil sebagai pria ceria yang meminta minuman hidrasi dengan rasa tertentu dan terus menyemangati tim penyelamat.

"Dia sendiri yang mendorong kami, menyuruh kami terus maju. Dia mengenali anggota tim kami, berkata 'senang kamu kembali dan bersamaku lagi'," kata Franco.