Politisi Republik Kritik Wali Kota New York soal Imbauan Hemat Energi
Pejabat Partai Republik mengecam Wali Kota New York Zohran Mamdani setelah ia meminta warga secara sukarela mengurangi konsumsi energi selama gelombang panas akhir pekan Hari Kemerdekaan yang melanda kota itu pada Kamis, 2 Juli 2026.
Kritik muncul meskipun imbauan serupa sering dikeluarkan oleh negara bagian yang dipimpin Partai Republik saat cuaca ekstrem untuk menghindari tekanan pada infrastruktur.
>>> Tim Penyelamat Evakuasi Pria Hidup dari Reruntuhan Gempa Venezuela Setelah Delapan Hari
"Di negara dunia pertama, Anda bisa menyalakan AC," cuit Senator Ted Cruz (R-Texas).
Anggota Kongres Republik lainnya juga menggunakan media sosial untuk mengejek imbauan tersebut sebagai kegagalan tata kelola lokal.
"SosIALISme BERhaSil," tulis Anggota DPR Anna Paulina Luna (R-Florida).
Perwakilan lain menyoroti dampak fisik suhu dalam ruangan yang tinggi selama kondisi musim panas ekstrem.
"Tindakan perang terhadap wanita menopause," kecam Anggota DPR Nancy Mace (R-South Carolina).
Mantan gubernur South Carolina Nikki Haley juga berkomentar tentang filosofi politik di balik imbauan tersebut.
>>> Tim Penyelamat Evakuasi Pria Hidup dari Reruntuhan Gempa Venezuela Setelah Delapan Hari
"Selamat datang di sosialisme," ujar Haley.
Kritik tersebut menargetkan unggahan media sosial Mamdani yang meminta kerja sama masyarakat untuk menjaga stabilitas utilitas publik di tengah suhu yang melonjak.
"Jaringan listrik yang stabil berarti AC tetap menyala dan nyawa terselamatkan. Mari kurangi permintaan — dan lalui panas — bersama-sama," cuit Mamdani pada Rabu malam.
Setelah pesan itu, Mamdani mengumumkan langkah-langkah dukungan kota, termasuk membuka pusat pendinginan, memperpanjang jam kolam renang umum, dan memperluas layanan penjangkauan jalanan.
Pedoman federal dari Departemen Energi era Trump sebelumnya merekomendasikan pengaturan unit AC antara 75 dan 78 derajat Fahrenheit untuk menghemat listrik.
>>> Persiapan Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce di Madison Square Garden
Menurut prakiraan cuaca, suhu regional diperkirakan mendekati 100 derajat Fahrenheit hingga Jumat sebelum turun ke kisaran 80 derajat rendah pada pekan depan.
Update Terbaru
Keuntungan Trump dari Kripto dan Korupsi Capai Rp22 Triliun
Jumat / 03-07-2026, 03:28 WIB
Keterlambatan Pembayaran Negara Tekan Penyedia Layanan Anak di Montana
Jumat / 03-07-2026, 03:28 WIB
PS5 Disc Drive Jadi Tidak Berguna pada 2028? Sony Hentikan Produksi Fisik
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Dow Cetak Rekor Tertinggi, Nasdaq Tertekan Aksi Jual Saham Chip
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Anak 11 Tahun di Kanada Meninggal Akibat Rabies Setelah Terpapar Kelelawar
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB






