Badan Karantina Indonesia (Barantin) akan menderegulasi 22 peraturan internal guna mempercepat layanan ekspor. Langkah ini diambil untuk merespons keluhan pelaku usaha yang selama ini menghadapi hambatan birokrasi.

Kepala Barantin, Abdul Kadir Karding, mengungkapkan pihaknya telah bertemu dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk membahas kendala di sektor perikanan, tumbuhan, dan hewan.

>>> Portugal vs Kroasia: Laga Terakhir Ronaldo atau Modric?

Banyak masukan yang diterima terkait perlunya perbaikan dan efisiensi layanan.

"Hari ini kita bertemu dengan Apindo dalam rangka mencoba mengurai banyak masalah yang dihadapi teman-teman yang melakukan ekspor atau perdagangan di sektor perikanan, tumbuhan, dan hewan," ujar Karding di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Salah satu persoalan yang sering muncul adalah perbedaan interpretasi dokumen dan perlakuan layanan antarwilayah. Hal ini menimbulkan ketidakpastian bagi eksportir.

"Masih kadang ditemukan di daerah, antara Belawan dengan Jakarta, berbeda menginterpretasikan dokumen, berbeda perlakuannya. Ini yang menjadi salah satu masukan dari pelaku usaha," kata Karding.

Deregulasi dan Standardisasi Layanan

Barantin tengah menyiapkan deregulasi terhadap sejumlah aturan internal yang dinilai perlu disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha. "Mereka berharap ada deregulasi yang sedang kita kerjakan.

>>> Bakrie Group Kantongi Kontrak Batu Bara Rp22 Triliun Lewat Darma Henwa

Ada beberapa peraturan kepala badan yang akan kita deregulasi untuk perbaikan," ujar Karding.

Tujuannya adalah membangun ekosistem ekspor, impor, dan perdagangan yang lebih baik. Selain itu, Barantin juga berencana memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

Melalui skema single submission dan single inspection, pelaku usaha diharapkan tidak lagi menghadapi pemeriksaan berulang yang menambah biaya dan waktu.

"Kita juga akan membangun komunikasi dengan kementerian atau lembaga lain supaya ada single submission dan single inspection.

>>> Investor Tolak Restrukturisasi, RUPO Obligasi Waskita Karya Buntu

Kalau ini bisa dilakukan, akan mengurangi beban-beban yang selama ini dirasakan pelaku usaha," katanya.