Uni Eropa Resmi Pungut Biaya Impor Barang Murah China, Shein dan Temu Kena Imbas
Uni Eropa resmi memberlakukan biaya impor sebesar €3 untuk barang e-commerce bernilai rendah dari China.
Kebijakan ini mulai berlaku pada Rabu (1/7/2026) dan menjadi langkah awal blok tersebut membatasi praktik persaingan yang dinilai tidak adil.
>>> Jokowi Dijadwalkan Hadiri Upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Platform seperti Shein, Temu, dan AliExpress menjadi sasaran utama.
Sebelumnya, mereka memanfaatkan skema pembebasan bea (de minimis) untuk menjual produk dengan harga sangat murah ke pasar Eropa.
Amerika Serikat juga telah menghapus fasilitas serupa untuk impor dari China pada Mei 2026. Kebijakan tersebut akan diperluas untuk seluruh impor mulai akhir Agustus 2026.
Mekanisme Biaya Impor Baru
Biaya sebesar €3 dikenakan untuk setiap klasifikasi barang dalam satu pengiriman.
Satu paket berisi tiga kategori produk berbeda akan dikenakan biaya €9, sedangkan paket dengan satu jenis barang dikenakan €3.
Uni Eropa menilai kebijakan pembebasan bea untuk barang di bawah €150 yang berlaku sejak 2008 sudah tidak relevan.
Jumlah paket yang masuk melalui skema itu melonjak menjadi 5,8 miliar pada 2025, naik dari 1,4 miliar pada 2022.
Anggota Parlemen Eropa Dirk Gotink mengatakan skema tersebut telah disalahgunakan secara masif. Hal ini menciptakan keunggulan kompetitif yang merugikan pelaku usaha di kawasan.
Biaya impor ini bersifat sementara dan akan digantikan dengan tarif berdasarkan kategori produk mulai 1 Juli 2028.
>>> Patung Messi Tertinggi di Dunia Tarik Wisatawan ke Cutral Co
Saat itu, EU Customs Authority akan mulai beroperasi sebagai otoritas kepabeanan baru.
Kebijakan ini diperkirakan meningkatkan harga barang bagi konsumen karena sebagian biaya tambahan kemungkinan dibebankan kepada pembeli.
Update Terbaru
Allpack Surabaya 2026 Digelar 4 Hari, Hadirkan Inovasi Kemasan Lokal dan Global
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Victor Willis, Vokalis Village People, Meninggal di Usia 74
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Water Bombing Belum Berdampak, Api di TPA Jatiwaringin Masih Berkobar
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Kemendag Minta PLN Penuhi Hak Konsumen Terdampak Mati Lampu
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Wamendagri Dorong Optimalisasi Tata Kelola Dana Otsus Papua Lewat 5T
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Malaysia Turunkan Harga BBM Non-Subsidi, RON97 Jadi RM4 per Liter
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Hong Myung-bo Ditolak Restoran hingga Kena Ancaman Pembunuhan usai Korsel Tersingkir
Rabu / 01-07-2026, 20:20 WIB
Bupati Kuansing Minta 'Mahar' Land Cruiser Rp2 M untuk Jabatan Sekda
Rabu / 01-07-2026, 20:20 WIB
KPK Temukan Land Cruiser yang Diduga Jadi 'Mahar' Jabatan Sekda Kuansing
Rabu / 01-07-2026, 20:20 WIB
Mohamed Salah Cedera, Lini Pertahanan Australia Ogah Lengah di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:15 WIB
Baek Ji Young Buka Suara soal Tuntut Balik Komentar Jahat
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
VW Dikabarkan Kembali Pertimbangkan Jual Lamborghini dan Ducati
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
BPOM Temukan Obat Palsu Codrela dan Trivam Fliege, Mengandung Bahan Keras
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
Hasil Wimbledon 2026: Janice Tjen Tersingkir di Babak 64 Besar
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB






