Korea Selatan Gratiskan Biaya Visa untuk Turis Grup, WNI Termasuk
Pemerintah Korea Selatan resmi memperpanjang kebijakan pembebasan biaya pengajuan visa bagi wisatawan grup dari enam negara, termasuk Indonesia.
Kebijakan ini berlaku hingga 31 Desember 2026.
>>> Tsunami Durian! Singapura Bagikan 600 Kg Durian Gratis, Antrean Mengular
Melansir Korea Herald, Rabu (1/7/2026), Kementerian Kehakiman Korea Selatan menyatakan perpanjangan ini bertujuan mendorong pemulihan sektor pariwisata internasional yang terus menunjukkan tren positif.
Selain Indonesia, pembebasan biaya visa juga berlaku bagi wisatawan rombongan dari Kamboja, China, India, Filipina, dan Vietnam.
Dengan kebijakan ini, wisatawan grup tidak perlu membayar biaya pengajuan visa sebesar US$15 atau sekitar Rp255 ribu.
Sebelumnya, kebijakan tersebut dijadwalkan berakhir pada akhir Juni 2026.
Kini diperpanjang enam bulan lagi untuk terus menghidupkan kembali sektor wisata rombongan yang dinilai semakin berkembang, terutama dari China dan Asia Tenggara.
>>> Sony Alpha 7R VI Resmi Hadir di India dengan Sensor 66,8 MP
Dampak Positif Kebijakan
Data kementerian menunjukkan lebih dari 790.000 wisatawan memasuki Korea Selatan menggunakan visa wisata grup sepanjang 2025. Jumlah tersebut meningkat 39% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari sisi negara asal, jumlah wisatawan rombongan asal China naik 48% dibandingkan 2024, sedangkan Vietnam mencatat kenaikan 5%.
India menjadi negara dengan pertumbuhan tertinggi, melonjak lebih dari dua kali lipat dari 573 orang pada 2024 menjadi 1.120 orang pada 2025.
Pemerintah Korea Selatan juga menilai program tersebut berjalan semakin baik.
Proporsi wisatawan rombongan yang meninggalkan agenda perjalanan resmi dan menjadi penduduk tanpa dokumen turun menjadi hanya 0,07% pada 2025, jauh lebih rendah dibandingkan 0,19% pada tahun sebelumnya.
>>> 10 Parfum Lokal Terlaris di Shopee Sepanjang 2026, Wangi Tahan Lama
Menurut Kementerian Kehakiman, pembebasan biaya visa turut mendorong peningkatan kunjungan wisatawan asing. Hal ini didukung membaiknya hubungan diplomatik dan semakin populernya budaya Korea di berbagai negara.
Update Terbaru
Lloyds Banking Group Rebrand: Halifax Beralih ke Lloyds pada 2027
Rabu / 01-07-2026, 19:15 WIB
Prakiraan Cuaca Cerah untuk Grand Prix Inggris 2026 di Silverstone
Rabu / 01-07-2026, 19:14 WIB
Rekor Gila Erling Haaland di Piala Dunia 2026: Tembus 60 Gol Internasional Tercepat
Rabu / 01-07-2026, 19:14 WIB
Jadwal Timnas Indonesia Juli 2026: Garuda Padat di Piala AFF
Rabu / 01-07-2026, 19:14 WIB
Bos DJP Sebut 6 Kategori Pedagang Online Tak Dikenai Pajak Penghasilan
Rabu / 01-07-2026, 19:14 WIB
6 Tipe Kepribadian Orang yang Suka Nonton Ulang Serial Favorit
Rabu / 01-07-2026, 19:14 WIB
Jadwal Janice Tjen/Aldila Sutjiadi di Wimbledon 2026: Lawan Tuan Rumah
Rabu / 01-07-2026, 19:14 WIB
Rekap 32 Besar Piala Dunia 2026: Prancis, Brasil, dan Norwegia Lolos ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 19:10 WIB
China Luncurkan Kapal Selam Tanpa Sirip Atas, Sulit Dideteksi
Rabu / 01-07-2026, 19:10 WIB
Prabowo Apresiasi Polri Pertahankan Nihil Terorisme
Rabu / 01-07-2026, 19:10 WIB
Perpres Disiapkan, Driver Ojol Bakal Masuk Kategori Pengusaha Mikro
Rabu / 01-07-2026, 19:08 WIB
Lothar Matthaus Sebut WAGs Biang Kerok Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 19:07 WIB
Swedia Denda Google Rp26 Triliun karena Langgar Aturan Persaingan
Rabu / 01-07-2026, 19:07 WIB
BSI Tak Akan Minta Tambahan Dana SAL ke Pemerintah
Rabu / 01-07-2026, 19:07 WIB






