Olahraga Pagi atau Sore: Mana yang Lebih Efektif untuk Turunkan Berat Badan?
Olahraga rutin yang diimbangi pola makan sehat merupakan cara efektif menurunkan berat badan. Namun, banyak orang masih bertanya-tanya apakah waktu berolahraga memengaruhi hasil yang diperoleh.
Pertanyaan mengenai efektivitas olahraga pagi versus sore untuk menurunkan berat badan sering muncul di kalangan pelaku diet.
>>> Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Juli 2026, Cek Cara Belinya
Para ahli menyebut tidak ada satu waktu yang mutlak terbaik karena efektivitasnya bergantung pada tujuan, kondisi tubuh, dan konsistensi.
Keunggulan Olahraga Pagi
Sejumlah penelitian menunjukkan olahraga pagi memiliki keunggulan dalam mengontrol berat badan.
Studi yang dirangkum Harvard Health menemukan bahwa orang yang rutin berolahraga antara pukul 07.00 hingga 09.00 pagi cenderung memiliki indeks massa tubuh (BMI) dan lingkar pinggang lebih rendah dibandingkan mereka yang berolahraga pada siang atau malam hari.
Olahraga pagi juga dinilai lebih mudah menjadi kebiasaan karena belum banyak gangguan dari aktivitas sehari-hari.
Selain itu, aktivitas fisik di pagi hari dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi nafsu makan pada sebagian orang, dan mendorong seseorang lebih aktif sepanjang hari.
Manfaat Olahraga Sore
Di sisi lain, olahraga sore atau malam memiliki kelebihan dari sisi performa fisik.
>>> Messi dan Tom Holland Tampil Bersama dalam Iklan Spider-Man: Brand New Day
Pada waktu tersebut suhu tubuh cenderung lebih tinggi sehingga otot dan sendi lebih siap bekerja, yang dapat meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan performa latihan.
Melansir Health, bagi sebagian orang, olahraga sore juga menjadi cara efektif untuk mengurangi stres setelah beraktivitas seharian.
Namun, latihan intensitas tinggi sebaiknya tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur karena dapat mengganggu kualitas tidur.
Jika tujuan utama adalah menurunkan berat badan, waktu olahraga hanyalah salah satu faktor pendukung.
Menurut penjelasan ahli di laman Mayo Clinic, penurunan berat badan tetap bergantung pada keseimbangan antara asupan kalori dan kalori yang dibakar, disertai pola makan sehat serta aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin.
>>> Sarah Gibson Ungkap Inisial C, Sosok Wanita yang Diduga Jadi Orang Ketiga Ramai Disorot
Orang dewasa dianjurkan melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang atau 75 menit aktivitas intensitas tinggi setiap minggu.
Update Terbaru
Mengapa Laporan Hasil Observasi Harus Objektif? Ini 5 Alasannya
Rabu / 01-07-2026, 13:01 WIB
Gandeng Ulama, Pemkot Surabaya Targetkan Cakupan Imunisasi Anak Tembus 90 Persen
Rabu / 01-07-2026, 13:01 WIB
Kata-kata Didier Deschamps ke Kylian Mbappe Bawa Prancis Mulus Hampir ke Final Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Deschamps Beri Hormat Khusus Usai Mbappe Bikin Dua Gol ke Gawang Swedia
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Vasektomi Tak Ganggu Fungsi Seksual Pria, Ini Penjelasan Ahli
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin di Hanoi hingga 2028
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Inggris Siapkan Adu Penalti Hadapi RD Kongo di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Nano Machine Chapter 319 Siap-Siap Panas! Ini Hal yang Perlu Diingat
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Daftar Wilayah Masuk Puncak Musim Kemarau Juli 2026, Waspada Dampaknya
Rabu / 01-07-2026, 12:57 WIB
Beli Tiket ARTJOG 2026 Lewat BRImo, Dapat Diskon 15 Persen
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
DPR Hormati Putusan MK yang Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Rakyat
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Haaland Jadi Pahlawan, Norwegia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Neraca Perdagangan RI Defisit US$1,61 Miliar pada Mei 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Cara Cek Tilang Elektronik ETLE Online via HP, Jangan Sampai STNK Diblokir
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB






