KPK Sita Aset Ketum Pemuda Pancasila Japto Terkait Kasus Rita
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset milik Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP) Japto Soerjosoemarno.
Penyitaan itu diduga terkait gratifikasi dari para tersangka kasus korupsi batu bara di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
>>> Mulai Hari Ini, Turis Pulang dari Jepang Bayar Pajak Rp330 Ribu
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan aset yang disita diduga merupakan penerimaan gratifikasi dari para tersangka.
Budi mengonfirmasi aset yang disita meliputi beberapa kendaraan yang dikuasai Japto.
Sebelumnya, Japto diperiksa KPK sebagai saksi pada Selasa (30/6) untuk pengelompokan aset yang telah disita.
Pemeriksaan itu diperlukan untuk mengklaster aset-aset yang diduga berkaitan dengan tersangka tertentu.
Kasus ini bermula dari penetapan tersangka terhadap Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun, dan Komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin pada 28 September 2017.
>>> Anggota DPR Usul Pebalap Liar di JLNT Dihukum Sita Motor dan Penjara
Rita diduga menerima gratifikasi terkait izin lokasi perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman.
KPK kemudian mengembangkan perkara dan pada 16 Januari 2018 menetapkan Rita serta Khairudin sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang.
Selama penyidikan, KPK menyita 91 unit kendaraan, barang bernilai ekonomis, lima bidang tanah, dan 30 jam tangan mewah.
Pada 19 Februari 2025, KPK mengungkap dugaan aliran dana dari sektor pertambangan batu bara sebesar 5 dolar AS per metrik ton.
>>> 5 Rekor Mbappe usai Cetak Brace di Prancis vs Swedia
Terbaru, pada 19 Februari 2026, KPK menetapkan tiga korporasi sebagai tersangka, yaitu PT Sinar Kumala Naga, PT Alamjaya Barapratama, dan PT Bara Kumala Sakti.
Update Terbaru
Canaya, Kopi Inovasi Panas Bumi dari Pertamina Geothermal Energy
Rabu / 01-07-2026, 12:01 WIB
J&T Express Perluas Layanan ke 60 Negara, Bidik Peluang Ekspor UMKM
Rabu / 01-07-2026, 12:01 WIB
Gemini Spark Kini Bisa Otomatiskan Tugas di Mac, Termasuk dari Jarak Jauh
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Cara Cek Status Penerimaan Bansos PKH Rp1,25 Juta yang Cair untuk KPM Baru 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Instrumen Jaga Pertumbuhan Sulut
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Harga Minyak Naik ke US$73,45 usai Iran Tolak Temui Utusan AS
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2,625 Juta per Gram
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Inggris Investasi Rp 7,2 Triliun untuk Gantikan Jet Red Arrows yang Menua
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Hasil Piala Dunia: Meksiko Kalahkan Ekuador 2-0, Lolos ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Bupati Bangkalan Minta Kematian Sekdin di Bandara Juanda Diusut Tuntas
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
KPK: Ketum Pemuda Pancasila Diduga Kuasai Aset Hasil Korupsi Rita Widyasari
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Daftar 7 Tim Negara Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Prabowo Klaim Dapur MBG Polri Terbaik, Netizen: Kamu Diketawain Negara Lain
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB






