Presiden Siapkan Amnesti 17 Agustus, Penerima Wajib Ikut Komcad
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto berencana memberikan amnesti kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada 17 Agustus 2026.
Namun, penerima amnesti tidak langsung bebas. Mereka harus menjalani program komponen cadangan (Komcad) terlebih dahulu.
>>> Lewati Ronaldo, Mbappe Raja Baru Gol Fase Gugur Piala Dunia
"Mudah-mudahan ada amnesti lagi yang kedua dari Pak Presiden.
Informasinya, pada 17 Agustus nanti akan ada pemberian amnesti kepada warga binaan pemasyarakatan," kata Agus dalam kegiatan kick off nasional skrining TBC di Lapas Kelas IIA Ngaseman, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (29/6).
Agus mengimbau warga binaan untuk mengikuti program pembinaan dan pembimbingan di lapas dengan baik agar berpeluang memperoleh amnesti.
Menurut Agus, pemberian amnesti menjadi salah satu upaya konkret pemerintah dalam mengatasi kelebihan kapasitas penghuni di sejumlah lapas dan rutan di Indonesia.
Amnesti tersebut direncanakan menyasar warga binaan berusia di bawah 35 tahun. Setelah menerima amnesti, mereka akan mengikuti Komcad untuk membangun kedisiplinan.
>>> BBM B50 Berlaku 1 Juli, ESDM Beri Masa Transisi 3 Bulan
"Mudah-mudahan Pak Presiden, seperti saya sampaikan tadi, Agustus nanti akan memberi amnesti kepada warga binaan pemasyarakatan di bawah usia 35 tahun.
Tapi tidak langsung bebas, melainkan ikut komcad agar mereka disiplin," ujar Agus.
Pada 2025, Presiden Prabowo telah memberikan amnesti kepada 1.178 terpidana. Amnesti merupakan hak prerogatif Presiden berdasarkan Pasal 14 UUD 1945 dengan memperhatikan pertimbangan DPR.
Agus juga menyinggung persoalan kelebihan kapasitas dan kepadatan penghuni di lapas maupun rutan yang berdampak pada kondisi kesehatan warga binaan, termasuk risiko penularan tuberkulosis (TBC).
>>> Terungkap, Pemain Jerman Tolak Tendang Penalti Lawan Paraguay
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan menggelar skrining TBC secara nasional di 532 lapas dan rutan di seluruh Indonesia dengan sasaran 272.573 warga binaan.
Update Terbaru
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun soal KLB dan Wabah di UU Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Kunci Kemenangan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Celine Evangelista Ajari Putrinya Salat, Warganet Soroti Status Mualaf Sang Anak
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
4 Zodiak Paling Beruntung pada 1 Juli 2026, Hoki Menanti di Awal Bulan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Perempuan Disabilitas Berdaya: Karya dari Daerah Tembus Panggung Jakarta
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Aturan Minum Magnesium yang Benar agar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB






