BRI Peduli Gelar Pelatihan Kewirausahaan untuk Eks PMI di Cirebon
Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli kembali mengadakan Program Pemberdayaan Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Program ini menyasar 60 purna PMI yang telah menyelesaikan masa kontrak kerja di luar negeri dan kembali ke tanah air.
>>> Polda Metro Tangkap 2.054 Tersangka Kejahatan Jalanan hingga Juni 2026
Pelatihan berlangsung di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon dan mencakup materi dasar kewirausahaan, identifikasi potensi usaha, penyusunan rencana bisnis, manajemen produksi, pemasaran, keuangan, serta pendampingan bisnis pasca pelatihan.
Membangun Ketahanan Ekonomi Purna PMI
Corporate Secretary BRI Dhanny menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membekali keterampilan dan pengetahuan guna membangun ketahanan ekonomi, baik melalui pengembangan usaha maupun peningkatan peluang kerja di dalam negeri.
Peserta didorong untuk memulai atau mengembangkan usaha produktif sesuai potensi daerah masing-masing, dengan pendampingan bisnis intensif dari mentor berpengalaman.
"Dengan dukungan mentor yang berpengalaman, mereka diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan, sekaligus berkontribusi secara aktif dalam mendorong pembangunan ekonomi masyarakat," ujar Dhanny.
Berdasarkan data penempatan PMI Desember 2025 dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Jawa Barat merupakan daerah asal PMI terbesar dengan proporsi sekitar 21,93 persen dari total nasional dan menunjukkan tren peningkatan.
>>> RUU California yang Wajibkan Game Berbayar Tetap Bisa Dimainkan Gagal di Senat
Kabupaten Cirebon termasuk lima besar daerah asal PMI dengan kontribusi 4,02 persen, dan jumlah PMI meningkat dari 767 menjadi 886 orang atau naik 15,51 persen pada 2025.
Menurut Dhanny, hal ini menjadikan Kabupaten Cirebon sebagai wilayah prioritas dalam pemberdayaan purna migran untuk meningkatkan kapasitas ekonomi dan mendorong usaha produktif.
Tanipa, purna PMI asal Desa Bungko Lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, yang pernah bekerja di Hong Kong, Bahrain, dan Singapura, mengaku program ini sangat bermanfaat.
Ia menyebut materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan purna PMI, termasuk validasi bisnis, literasi keuangan, dan strategi pengembangan usaha.
>>> Mantan Penulis Utama Dragon Age: Eksekutif Game Memaksakan AI Terlalu Cepat
"Saya berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan oleh BRI agar semakin banyak purna PMI yang merasakan manfaat positif dari program tersebut," kata Tanipa.
Update Terbaru
11 Antagonis Anime yang Diinginkan Fans untuk Berpihak
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Naruto Akan Tampil dalam Pertunjukan Ninja Tanpa Dialog di Teater Bersejarah Kyoto pada 2027
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Obat Asma Umum Berpotensi Bantu Lawan Kanker, Studi Terbaru Ungkap
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Rekomendasi Sunscreen yang Memutihkan Wajah, dari Wardah hingga Anessa
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Parfum Murah di Indomaret untuk Hijabers, Wangi Segar Tahan Lama
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Rekam Jejak Samin Tan, Pengusaha Tambang yang Terjerat Kasus Korupsi BBM PT PPN
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Purbaya Minta Dirjen Anggaran Baru Bentuk Tim Awasi Belanja Negara
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Iran Peringatkan Israel: Ancaman terhadap Khamenei Akan Dibalas Tindakan Tegas
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Said Iqbal Minta Danantara Dorong Himbara Beri Modal Rp400 M ke PT Pakerin
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Projo Sebut Ada Kelompok Gelisah dengan Blusukan Jokowi di Lampung
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB






