Evermos dan ILO Beri Pelatihan Kewirausahaan Digital untuk Kelompok Rentan
Evermos, platform reseller yang berbasis di Bandung, Jawa Barat, bekerja sama dengan International Labour Organization (ILO) untuk memberikan pelatihan kewirausahaan digital bagi kelompok rentan di Indonesia.
Kolaborasi ini menyasar penyandang disabilitas dan pekerja migran purna yang memiliki potensi ekonomi namun masih menghadapi hambatan akses.
>>> Pemasangan Robot Fanuc di General Motors Picu Ketegangan dengan UAW
Menurut data Badan Pusat Statistik, tingkat partisipasi angkatan kerja penyandang disabilitas baru sekitar 20 persen pada awal 2025, jauh di bawah kelompok non-disabilitas yang mencapai 70 persen.
Iqbal Muslimin, Chief of Sustainability Evermos, mengatakan bahwa bisnis digital dapat menjadi jembatan untuk mengurangi hambatan akses ekonomi bagi kelompok rentan.
"Tanpa modal besar, tanpa perlu lokasi fisik, cukup dengan ponsel, model usaha ini membuka kesempatan bagi mereka untuk membangun sumber penghasilan yang mandiri dan berkelanjutan," ujarnya.
Program Pelatihan dan Dampaknya
Program ini berjalan di bawah proyek ILO bernama Promise II Impact yang dimulai sejak 2023, bertujuan meningkatkan akses UMKM terhadap jasa keuangan.
Evermos menyediakan ekosistem bisnis digital berupa platform reseller, produk halal terkurasi, serta pelatihan dan pendampingan usaha.
ILO melengkapi dengan kerangka kerja layak (decent work) dan modul literasi keuangan untuk mendukung peserta memulai bisnis digital yang sehat secara finansial.
Sejak 2023, lebih dari 230 penerima manfaat telah merasakan dampak program ini di berbagai kota.
Pada Maret 2026, pelatihan diberikan kepada pekerja migran di Cirebon, Jawa Barat, bersama Migrant Worker Resource Centre (MRC).
>>> Legenda AS Bari Igor Protti Meninggal Dunia pada Usia 58 Tahun
Program serupa juga dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta, melibatkan penyandang disabilitas dari BPKK Kementerian Ketenagakerjaan, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Sleman, dan Pusat Pemberdayaan Disabilitas Mitra Sejahtera (PPDMS) Gunungkidul.
Update Terbaru
Riley Gaines: Perjuangan Atlet Trans di Olahraga Putri Belum Berakhir
Kamis / 02-07-2026, 04:22 WIB
Laporan Otopsi Ungkap Detail Kematian Aktor 'The Wire' James Ransone
Kamis / 02-07-2026, 04:22 WIB
PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit Persib untuk Musim 2026/2027
Kamis / 02-07-2026, 04:21 WIB
China Terapkan Aturan Keamanan Nasional untuk Investasi ke Luar Negeri
Kamis / 02-07-2026, 04:21 WIB
Babak I Piala Dunia: Habib Diarra Antar Senegal Unggul 1-0 atas Belgia
Kamis / 02-07-2026, 04:21 WIB
Ismael Saibari Resmi Gabung Bayern Munchen Usai Tampil Gemilang di Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 04:21 WIB
Anime Casino Games: Ketika Slot Reels Bertemu Energi Manga
Kamis / 02-07-2026, 04:21 WIB
Kopi Kenangan Rilis Laporan ESG 2025, Fokus pada Keberlanjutan dan Pemberdayaan Petani
Kamis / 02-07-2026, 04:20 WIB
Dari Jual Sembako hingga Tarik Tunai, Cara Baru UMKM Menambah Penghasilan
Kamis / 02-07-2026, 04:20 WIB
5 Rekomendasi Sleeping Mask Lokal, Wajah Lembap dan Cerah Saat Bangun Tidur
Kamis / 02-07-2026, 04:20 WIB
Prabowo Tegaskan Hukum Bukan Alat Balas Dendam Politik
Kamis / 02-07-2026, 04:19 WIB
Trump Akui AS Tak Mampu Buat Pesawat Secanggih Hadiah Qatar
Kamis / 02-07-2026, 04:19 WIB
Projo Minta Publik Tak Bawa-bawa Politik dalam Gelar Adat Jokowi di Lampung
Kamis / 02-07-2026, 04:19 WIB
Trump Klaim Qatar Keluarkan Banyak Uang Demi Berikan 'Hadiah Istimewa' untuk Amerika Serikat
Kamis / 02-07-2026, 04:19 WIB






