Jeep berencana memperluas jajaran modelnya di Eropa menjadi enam kendaraan pada tahun 2030, naik dari hanya dua SUV saat ini.

Salah satu model andalan adalah SUV D-segmen baru yang akan diproduksi di China menggunakan platform dari pabrikan lokal Dongfeng.

>>> BMW Pekerjakan Robot Humanoid Figure 03 di Pabrik AS

Kendaraan ini akan menjadi SUV flagship Jeep untuk pasar Eropa, menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh model buatan Amerika.

Strategi Ekspansi Jeep di Eropa

Saat ini, Jeep hanya menjual dua model di Eropa: Avenger yang baru diperbarui dan Compass terbaru.

Namun, dalam konferensi pers baru-baru ini, pabrikan asal Amerika itu memaparkan rencana untuk memperluas jejaknya di benua tersebut.

Selain SUV flagship dari China, Jeep juga akan menambahkan dua SUV kecil di atas Avenger dan model mid-size lainnya.

Mereka juga berencana mengimpor Recon listrik dari Amerika Utara pada awal 2027.

SUV Flagship dari China

Model D-SUV yang belum diberi nama ini akan menggunakan platform multi-energi dari Dongfeng, kemungkinan dengan powertrain plug-in hybrid atau range-extender.

Meskipun berbagi platform, Jeep menegaskan bahwa desain, formula produk, dan pengalaman 4x4 akan sepenuhnya milik mereka sendiri.

Fabio Catone, kepala Jeep, Ram, dan Dodge untuk Eropa yang diperluas, mengatakan bahwa model ini akan mengisi celah di segmen D-SUV yang selama ini kosong bagi Jeep di Eropa.

SUV ini kemungkinan akan dijual di China, Eropa, dan beberapa pasar lain, tetapi tidak di Amerika Utara karena tarif impor.

>>> Mobil Trump Diduga Rusak Sealant Reflecting Pool

Salah satu kandidat platform adalah Dongfeng M187, yang memiliki panjang 5.100 mm.