Saham Trump Media & Technology Group (TMTG), perusahaan di balik platform Truth Social milik Presiden AS Donald Trump, jatuh ke titik terendah sepanjang masa.

Harga saham yang diperdagangkan dengan kode DJT itu merosot di bawah $8 per lembar pada pekan ini, jauh dari puncak hampir $80 yang sempat diraih pada akhir 2024.

>>> Gelombang Panas Ekstrem di Prancis Tewaskan Puluhan Orang

Pada titik terendahnya, saham DJT menyentuh $7,61, menembus rekor terendah sebelumnya di $7,76. Tren penurunan masih berlanjut.

Saham ini telah turun lebih dari 41 persen sejak awal tahun, dan lebih dari 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

TMTG go public pada 2022 sebagai bagian dari upaya Trump membangun jejaring sosial konservatif Truth Social. Namun, berbagai upaya diversifikasi tidak membuahkan hasil.

Langkah seperti masuk ke pasar prediksi dan kripto, serta merger dengan perusahaan fusi nuklir TAE Technologies, gagal meningkatkan kepercayaan investor.

>>> Heo Nam Jun Akhirnya Bantah Rumor Kencan dengan Hong Yi Seol

Bulan ini, TMTG membatalkan rencana pemisahan Truth Social menjadi perusahaan publik terpisah melalui SPAC Texas Ventures Acquisition III tanpa alasan jelas.

Sebagai gantinya, perusahaan menegaskan kembali rencana merger dengan TAE, beralih ke teknologi fusi yang tidak terkait dengan platform mikroblog sayap kanan.

Di tengah kekacauan dan pergantian eksekutif yang terus terjadi, TMTG membakar uang tunai dengan cepat.

Kuartal pertama tahun ini, perusahaan mencatat kerugian bersih lebih dari $400 juta, sementara pendapatan kurang dari $1 juta.

>>> Tiffany SNSD Blak-blakan Soal Kehidupan Setelah Menikah dengan Byun Yo Han

Kerugian besar sebagian besar disebabkan investasi besar-besaran di mata uang kripto, yang nilainya juga anjlok tahun ini.