Sepak bola Indonesia berduka. Tan Liong Houw, legenda Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, meninggal dunia pada Senin (29/6).

Kabar duka ini disampaikan Persija melalui unggahan di media sosial. "Selamat jalan, Tan Liong Houw," tulis klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

>>> Jangan Disepelekan, Rasa Bosan Ternyata Bagus Buat Otak dan Emosi

Persija juga menyampaikan rasa terima kasih atas pengabdian sang legenda. "Perjuanganmu akan selalu dikenang, namamu akan selalu terukir dalam sejarah," demikian bunyi pernyataan klub.

Karier Gemilang di Persija dan Timnas

Tan Liong Houw, yang memiliki nama Latief Harris Tanoto, merupakan pemain Persija pada era 1950-an. Posisi andalannya adalah gelandang kiri.

Ia membawa Persija juara Liga Indonesia 1954 setelah mengalahkan PSMS Medan. Karena kelincahan dan keberaniannya, ia mendapat julukan Macan Betawi dari suporter.

Setelah bersinar di Persija, Tan Liong Houw dipanggil memperkuat Timnas Indonesia. Ia membela Merah Putih selama 12 tahun hingga 1962.

>>> Nintendo Umumkan Splatoon Raiders Direct Khusus untuk Switch 2

Salah satu momen bersejarah adalah saat ia mengantar Indonesia ke babak perempat final Olimpiade Melbourne 1956.

Saat itu, Indonesia mampu menahan imbang Uni Soviet 0-0, meski akhirnya kalah 0-4 pada pertandingan ulang.

Tan Liong Houw juga tampil dalam empat edisi Asian Games (1951, 1954, 1958, 1962) dan membawa Indonesia juara Merdeka Games 1961 setelah mengalahkan Malaysia 2-1.

>>> Sony Belum Putuskan Harga dan Jadwal Rilis PS6, Pantau Pasar

Tan Liong Houw lahir pada 26 Juli 1930. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Persija dan pecinta sepak bola Indonesia.