Polisi tengah menyelidiki dugaan kelalaian dalam insiden tewasnya seorang balita berinisial I (4) yang terjebak di lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

Kapolsek Tebet AKP Ischak mengatakan pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti.

>>> Bintang Little House on the Prairie Tenangkan Penggemar Soal Reboot Netflix

"Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan keterangan dan barang bukti, serta mendalami ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Ischak, Senin (29/6).

Laporan insiden diterima pada Sabtu (27/6) sekitar pukul 23.40 WIB. Diduga korban jatuh ke lubang saat bermain bersama teman-temannya.

"Korban diketahui sebelumnya sedang bermain bersama teman-temannya di sekitar lokasi proyek, kemudian terjatuh ke dalam lubang pondasi dengan kedalaman sekitar 3,5-4 meter," ujar Ischak.

Evakuasi langsung dilakukan setelah laporan diterima.

>>> Subsidi ¥1,5 Miliar untuk DeNA Picu Perdebatan Publik di Jepang

Awalnya secara manual, namun karena lubang sempit, petugas berkoordinasi dengan Damkar, Puskesmas, RSUD Tebet, dan meminjam alat berat.

"Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 03.55 WIB dan selanjutnya dibawa ke RSCM untuk penanganan medis," kata Ischak.

Namun, korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Penyebab kematian belum dapat disampaikan karena kewenangan tim medis.

>>> Valve Hapus Klaim 4K 60 FPS Steam Machine Setelah Perdebatan Performa

Keluarga juga menolak autopsi.