Integrasi ini juga memungkinkan percakapan alami tentang kamera pintar, seperti menanyakan apakah paket sudah tiba di pintu depan, tanpa harus memutar ulang rekaman berjam-jam.

Itulah mengapa saya terus mengaktifkan ekstensi ini. Kembali ke asisten klasik sekarang terasa seperti langkah mundur besar.

Google Workspace: Produktivitas Terbantu

Saya menangani banyak email dan dokumen setiap hari, dan Gemini telah menjadi tambahan penting dalam aplikasi produktivitas saya.

Terutama, ia menyelamatkan saya dari terus-menerus memeriksa kotak masuk untuk menyaring pesan penting. Dengan perintah cepat, saya bisa meminta Gemini menampilkan tenggat waktu dan utas kritis.

Saya bahkan bisa mengubahnya menjadi rutinitas harian hands-free dengan menyiapkan tindakan terjadwal untuk membaca email prioritas tanpa membuka Gmail.

Meskipun saya tidak aktif menggunakan Gemini untuk menulis konten di setiap alat Workspace, integrasi ini memudahkan transfer data seperti tabel atau detail acara di seluruh Mail, Sheets, dan Calendar.

Untuk aplikasi lain, ia melakukan lebih dari sekadar berbagi data dasar. Ia menangani tugas proofreading di Docs dan menggabungkan tindakan dari Google Keep dan Google Tasks.

Namun, saya berharap Google memberikan kontrol granular untuk setiap layanan, bukan satu toggle untuk seluruh suite Workspace. Saat ini, semua atau tidak sama sekali.

Atau, Google bisa menerapkan integrasi tingkat aplikasi seperti yang dilakukan dengan Google Maps, di mana fitur AI tertanam di dalam aplikasi, bukan di pengaturan Personal Intelligence.

Google Utilities: Dasar yang Andal

Membiarkan Gemini menangani utilitas perangkat adalah implementasi penting untuk menjaga tugas harian tetap berjalan.

Dengan chatbot yang diaktifkan untuk alat sistem, saya bisa menggunakan gerakan suara dasar untuk tugas cepat, seperti memicu rana saat mengambil foto atau video dengan aplikasi kamera bawaan.