Microsoft kembali meningkatkan keamanan Edge for Business, browser khusus perusahaan, dengan menghadirkan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu "melihat" layar pengguna.

Fitur ini menggunakan model AI computer vision yang berjalan secara lokal untuk mendeteksi konten berbahaya langsung dari tampilan layar, berbeda dengan mekanisme keamanan browser biasa yang hanya mengandalkan reputasi URL.

>>> Brasil vs Jepang: Ancelotti Berharap Neymar Tampil Lebih Lama

AI Deteksi Scareware

Salah satu ancaman yang menjadi fokus adalah scareware, yaitu halaman web palsu yang menampilkan peringatan keamanan palsu seolah komputer terinfeksi virus, lalu memaksa pengguna menghubungi nomor tertentu atau mengunduh aplikasi.

Dengan AI yang berjalan di perangkat, Edge dapat mengenali pola tampilan scareware tanpa bergantung pada database URL berbahaya.

Artinya, perlindungan tetap diberikan meskipun situs belum teridentifikasi sebagai berbahaya.

Privasi Terjaga

Microsoft menegaskan bahwa seluruh proses analisis dilakukan secara lokal, sehingga data layar pengguna tidak dikirim ke cloud.

Namun, fitur ini membutuhkan sumber daya perangkat yang memadai. Secara default, fitur hanya aktif pada perangkat dengan RAM minimal 2 GB dan prosesor 4-core.

>>> Kapten Cape Verde Ryan Mendes Diselidiki atas Dugaan Pemerkosaan Jelang Lawan Argentina

Jika tidak memenuhi syarat, fitur akan dinonaktifkan.

Peningkatan Lain

Microsoft juga memperluas kebijakan keamanan untuk penggunaan AI di lingkungan perusahaan melalui integrasi dengan Microsoft Purview.

Administrator kini dapat membatasi penggunaan layanan AI yang tidak disetujui (shadow AI).

Jika pengguna mencoba mengakses layanan AI di luar kebijakan, Edge dapat mengarahkannya ke layanan resmi seperti Microsoft 365 Copilot.

Selain itu, fitur Data Loss Prevention (DLP) ditingkatkan dengan kemampuan administrator untuk mengatur pembatasan seperti melarang unduhan file ke perangkat lokal atau membatasi copy-paste dari aplikasi tertentu.

>>> BRI Hadirkan Jazz Gunung 2026, Padukan Musik dan Alam Bromo

Dengan langkah ini, Microsoft semakin serius menjadikan Edge bukan sekadar browser, tetapi juga lapisan keamanan utama di lingkungan kerja.