Ilmuwan Berhasil Teleportasi Cahaya di Udara Terbuka, Ini Artinya bagi Masa Depan
Para ilmuwan berhasil melakukan teleportasi kuantum cahaya di udara terbuka untuk pertama kalinya. Eksperimen ini berlangsung antara dua gedung di kampus Universitas Sapienza, Roma.
Yang diteleportasi bukanlah partikel cahaya itu sendiri, melainkan keadaan polarisasi dari satu foton.
>>> OPPO India Luncurkan Kampanye #LiveItYourWay Sambut Seri Reno16
Foton tersebut dipindahkan dari satu titik kuantum ke titik kuantum lainnya yang terpisah sejauh satu blok kota.
Keterikatan Kuantum sebagai Kunci
Fenomena yang memungkinkan hal ini adalah keterikatan kuantum (entanglement). Dua partikel yang terikat berperilaku seolah memiliki hubungan erat, tidak peduli seberapa jauh jarak mereka.
Meskipun tidak memungkinkan pengiriman pesan lebih cepat dari cahaya, keterikatan kuantum menawarkan cara baru untuk mentransfer informasi kuantum.
Titik Kuantum dan Jaringan Udara Terbuka
Kebaruan eksperimen ini terletak pada penggunaan dua titik kuantum semikonduktor sebagai sumber foton. Sebelumnya, sebagian besar eksperimen teleportasi kuantum menggunakan partikel dari satu sumber.
Jaringan yang digunakan bersifat hibrida: sebagian kabel serat optik, sebagian tautan optik udara terbuka.
Foton akhir dikirim sejauh 270 meter melintasi kampus, dari satu gedung ke gedung lain di bawah langit Italia.
>>> Nothing Phone (4b) Dikonfirmasi Gunakan Chip Snapdragon
Meskipun jarak itu tidak tampak besar untuk skala internet, bagi sistem kuantum yang rapuh, pencapaian ini sangat signifikan.
Faktor lingkungan seperti panas, getaran, turbulensi udara, dan perubahan cahaya dapat mengganggu perjalanan sinar.
Ketepatan Tinggi Berkat Teknologi Canggih
Untuk menjaga stabilitas, para peneliti menggunakan sinkronisasi berbasis GPS, detektor foton tunggal ultra-cepat, dan sistem koreksi yang mampu menyesuaikan efek atmosfer.
Hasilnya, fidelitas teleportasi mencapai 82 ± 1 persen, jauh di atas metode klasik.
Eksperimen ini menunjukkan bahwa sumber cahaya kuantum berbasis titik kuantum semikonduktor dapat menjadi teknologi kunci dalam jaringan komunikasi kuantum masa depan.
>>> 90 Nama Bayi Laki-Laki dengan Makna Gagah dan Pemberani, 3 Kata Lengkap Artinya
Ini merupakan langkah penting menuju relay kuantum yang dapat mentransmisikan keadaan kuantum tanpa merusaknya, dan pada akhirnya membangun internet kuantum yang nyata.
Update Terbaru
Pria Syok Alami Pendarahan Penis, Berujung Amputasi Akibat Kanker
Senin / 29-06-2026, 19:19 WIB
Rick Owens dan adidas Kembali Berkolaborasi Setelah 10 Tahun Hiatus
Senin / 29-06-2026, 19:18 WIB
Tanggapan Honda soal Modenas Brusky 125 yang Mirip Vario
Senin / 29-06-2026, 19:18 WIB
AS Perpendek Masa Tanggapan Publik untuk Sewa Bahan Bakar Fosil
Senin / 29-06-2026, 19:14 WIB
Kode Toy Defense Terbaru Juni 2026, Dapatkan Hadiah Gratis
Senin / 29-06-2026, 19:14 WIB
Kode Hunty Zombie Terbaru Juni 2026: CursedChef!, Determination!, BossRush!
Senin / 29-06-2026, 19:13 WIB
Choi Woo Shik Tanggapi Tuduhan Diskriminasi Rasial di Paris
Senin / 29-06-2026, 19:10 WIB
Jawaban Teka-teki 'Ayam atau Telur' Akhirnya Terungkap
Senin / 29-06-2026, 19:10 WIB
Ilmuwan Ungkap Naga Purba Bersayap Empat Pemburu Burung Purba
Senin / 29-06-2026, 19:09 WIB
Sinopsis Venom, Bioskop Trans TV 29 Juni 2026
Senin / 29-06-2026, 19:09 WIB
BTS ARIRANG in Busan: Penebus Janji Kembali Utuh di Ulang Tahun ke-13
Senin / 29-06-2026, 19:09 WIB
5 Beasiswa S2 Dalam Negeri 2026 yang Masih Dibuka, Segera Daftar
Senin / 29-06-2026, 19:09 WIB
Daftar Bansos yang Cair Juli 2026: PKH, BPNT, PIP, dan PBI JKN
Senin / 29-06-2026, 19:09 WIB






