Kariernya berkembang melalui produksi drama Sishere Hayakawa Art Production serta berbagai pertunjukan teater di Tokyo. Perjalanan hidupnya berubah setelah bertemu Presiden Soekarno.

Pada 3 Maret 1962, Naoko Nemoto menikah dengan Presiden Soekarno dan menerima nama Ratna Sari Dewi. Sejak itu, ia beberapa kali mendampingi kepala negara dalam berbagai kegiatan kenegaraan.

Kembali ke Jepang dan Aktif di Bidang Sosial

Setelah puluhan tahun berstatus sebagai warga negara Indonesia, Ratna Sari Dewi memutuskan kembali menetap di Jepang. Dalam beberapa tahun terakhir, ia aktif di dunia politik serta menyuarakan berbagai isu kemanusiaan dan kesejahteraan hewan.

Kasus dugaan penganiayaan yang kini bergulir di pengadilan menjadi sorotan karena melibatkan salah satu tokoh publik yang dikenal luas di Indonesia maupun Jepang.