Selain itu, terdapat 15.396 kasus kekerasan terhadap anak yang tercatat dalam Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) sepanjang 2025, sementara Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan satu dari lima bayi mengalami stunting.

"Permasalahan ini tidak bisa diselesaikan satu pihak saja dan membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk partisipasi langsung dari masyarakat.

Melalui Chosen, kami berharap lebih banyak orang ikut mendukung anak-anak yang membutuhkan karena kami percaya setiap anak berhak mengalami hidup yang utuh," kata Angelina.

Dana sponsorship akan digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan berkelanjutan, mulai dari pendidikan, kesehatan dan gizi, penyediaan air bersih dan sanitasi, pengembangan mata pencaharian, hingga perlindungan anak dengan melibatkan keluarga dan komunitas setempat.

Sebagai bentuk apresiasi, sponsor baru yang bergabung dalam kampanye ini akan mendapatkan kartu pos edisi khusus bergambar Lee Jun-ho.

Setelah diluncurkan di Korea Selatan, kampanye Chosen kini diperluas ke enam negara di Asia, yakni Indonesia, Taiwan, Singapura, Jepang, Thailand, dan Filipina.

Hingga saat ini, sekitar 50.000 sponsor World Vision di berbagai negara telah berpartisipasi dalam program tersebut untuk mendukung anak-anak di Uganda, Ghana, Kenya, Ethiopia, dan sejumlah negara lainnya.

>>> Clint Dempsey Puji Dukungan Suporter dan Performa USMNT di Piala Dunia

Masyarakat yang ingin bergabung dapat mengakses informasi melalui mywvi. id/chosen.