China Mulai Bangun Kunci Kapal Terbesar di Dunia di Sungai Yangtze
Mengapa China Membutuhkannya
Tekanan telah meningkat selama bertahun-tahun.
Kunci Three Gorges yang ada melampaui kapasitas kargo tahunan desainnya sebesar 110 juta ton pada tahun 2011, 19 tahun lebih cepat dari jadwal.
Pada tahun 2025, lalu lintas telah melonjak jauh melampaui level tersebut.
Studi kelayakan resmi yang dikutip oleh Xinhua memproyeksikan permintaan melalui kunci Three Gorges sekitar 243 juta ton pada tahun 2035 dan 276 juta ton pada tahun 2050.
Setelah selesai, pusat Three Gorges diperkirakan mencapai kapasitas kargo tahunan gabungan sekitar 370 juta ton. Di hilir, peningkatan Bendungan Gezhouba diperkirakan mencapai sekitar 400 juta ton.
Ini bukan sekadar kunci yang lebih besar, tetapi pintu yang lebih lebar bagi ekonomi pedalaman China.
>>> Peserta SPPI Kopdes Merah Putih Meninggal Bertambah, Total 4 Korban
Angkutan air bisa menjadi cara yang lebih bersih untuk memindahkan kargo berat, setidaknya dibandingkan dengan truk.
Menurut data Korps Insinyur Angkatan Darat AS, tongkang dapat memindahkan satu ton kargo sejauh 675 mil dengan satu galon bahan bakar, dibandingkan 472 mil dengan kereta api dan 151 mil dengan truk.
Emisi karbon dioksida juga lebih rendah: 16,41 ton per juta ton-mil untuk tongkang, 21,35 untuk kereta api, dan 171,83 untuk truk.
Namun, hal itu tidak secara otomatis membuat proyek Yangtze menjadi hijau.
Bendungan, kunci, penggalian, dan pekerjaan saluran dapat mengganggu ikan, dasar sungai, aliran sedimen, dan komunitas di sekitarnya.
Pejabat China mengatakan desainnya mencakup jalur ikan dan metode konstruksi untuk mengurangi dampak pada ikan dan spesies akuatik lainnya.
Xinhua juga melaporkan bahwa perencana mengubah desain awal untuk menghindari area pemijahan ikan sturgeon China, sebuah langkah yang menambah biaya proyek sekitar 293 juta dolar AS.
Update Terbaru
Pemkot Bekasi Studi Tiru PLTSa ke China, Siapkan Bantargebang Jadi Ikon Pengolahan Sampah Modern
Jumat / 26-06-2026, 21:01 WIB
Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok
Jumat / 26-06-2026, 21:01 WIB
Penumpang United Airlines Ngamuk di Pesawat, Pilot Putuskan Mendarat Darurat di Tokyo
Jumat / 26-06-2026, 20:49 WIB
Wagub Rano: Jakarta Fair Penggerak UMKM, Target Transaksi Rp8 Triliun
Jumat / 26-06-2026, 20:49 WIB
Lighthouse Parenting: Pola Asuh Seimbang untuk Kemandirian Anak
Jumat / 26-06-2026, 20:49 WIB
Ford Rekrut Kembali 350 Insinyur untuk Perbaiki Kualitas Mobil Setelah AI Gagal
Jumat / 26-06-2026, 20:46 WIB
Kemenpora dan PB IPSI Kompak Targetkan Silat Masuk Olimpiade 2032
Jumat / 26-06-2026, 20:46 WIB
Jakarta Gunakan HUT Ke-499 sebagai Gerbang Menuju 5 Abad
Jumat / 26-06-2026, 20:46 WIB
Kepala YTR Korban Taufik Hidayat Alami Infeksi Parah, Ditemukan Belatung
Jumat / 26-06-2026, 20:43 WIB
Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Filipina Selatan, Belum Ada Laporan Korban
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Maradona: Doping di Piala Dunia 1994 dan Perjuangan Melawan Narkoba
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Purbaya Tunda Rilis Surat Utang RI di China, Ini Alasannya
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Perbandingan Galaxy A37 vs A27: Tidak Adil tapi Perlu
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Pembaruan Software Galaxy A54 Hadirkan Patch Keamanan Juni 2026
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB






