Duka Menjadi Penggerak Cerita

Pencarian obat untuk Krypto menjadi benang merah yang menghubungkan berbagai konflik dalam film. Di balik petualangan tersebut, cerita mengangkat luka yang sama-sama dimiliki Kara dan Kal-El setelah kehancuran Krypton.

Perbedaannya, Kara masih sempat mengenal kedua orang tuanya sebelum kehilangan semuanya. Kenangan itu membuat rasa bersalah terus membayanginya hingga memengaruhi setiap keputusan yang diambil.

in1

Hubungan Kara dengan Krypto juga menjadi bagian emosional yang mudah dipahami penonton. Keputusannya mempertaruhkan segalanya demi menyelamatkan hewan peliharaan kesayangannya menjadi salah satu sisi yang paling menyentuh sepanjang film.

Visual Tak Selalu Spektakuler

Di sisi lain, skala produksi Supergirl terasa lebih kecil dibandingkan Superman. Desain dunia dan penyajian aksinya tidak selalu memberikan kesan megah yang biasanya diharapkan dari film superhero layar lebar.

Kesederhanaan cerita memang membuat alurnya mudah dinikmati, tetapi juga membuat beberapa bagian terasa kurang memberikan sensasi besar sebagaimana film blockbuster pada umumnya.

Milly Alcock Mencuri Perhatian

Terlepas dari sejumlah kekurangan, penampilan Milly Alcock menjadi alasan utama film ini layak disaksikan. Aktris tersebut berhasil menghadirkan Kara sebagai sosok yang rapuh, keras kepala, sekaligus tetap memiliki sisi penuh kepedulian.

Sejak kemunculan singkatnya di film Superman, Alcock sudah menarik perhatian. Lewat film solo ini, ia menunjukkan bahwa dirinya mampu menjadi pusat cerita dan membawa karakter Supergirl tampil meyakinkan, meski kisah yang dihadapinya masih terasa cukup familiar.

Informasi Film

  • Genre: Action, Superhero
  • Durasi: 108 menit
  • Tanggal rilis: 26 Juni 2026
  • Sutradara: Craig Gillespie
  • Penulis: Ana Nogueira
  • Produksi: DC Studios, Troll Court Entertainment, The Safran Company
  • Pemeran: Milly Alcock, Matthias Schoenaerts, Eve Ridley, David Krumholtz, David Corenswet

```