"Yang memiliki riwayat kronis atau sakit berat kita pisahkan sampai dengan tingkat peleton dan kompi. Supaya kegiatan-kegiatan di lapangan yang berkaitan dengan fisik tidak kita ikutkan," kata Agus.

Peserta dengan riwayat penyakit diarahkan mengikuti materi di dalam kelas. Kegiatan luar kelas meliputi apel pagi hingga latihan peraturan baris berbaris (PBB).

in1

Para peserta juga mengikuti latihan menembak dengan senjata yang disiapkan personel Marinir. "Termasuk nanti di minggu ketiga kita akan melatih menembak perorangan di lapangan yang sudah kita siapkan.

Jadi mereka punya dasar-dasar militer yang sekiranya bisa buat bekal dalam menuju penugasan berikutnya," kata Agus.

Sebanyak 674 peserta latsarmil dari SPPI mengikuti pendidikan selama satu setengah bulan di markas Pasmar I Cilandak, Jakarta.

Mereka terbagi dalam empat kompi, masing-masing berisi enam peleton.

>>> Link Live Streaming Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026

Selama di markas Korps Marinir, mereka mengikuti berbagai latihan dasar militer yang bertujuan meningkatkan jiwa nasionalisme dan sikap disiplin dalam bekerja.