Ini adalah pekerjaan rumah kita semua," katanya.

Tiga Mandat Strategis Kemensos

Gus Ipul menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto memberikan tiga mandat strategis kepada Kementerian Sosial: pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

in1

Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak menggunakan mekanisme pendaftaran seperti sekolah pada umumnya, melainkan mengedepankan pendekatan penjangkauan kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

"Sekolah rakyat tidak membuka pendaftaran. Sekolah rakyat itu melakukan penjangkauan.

>>> Bukan Sekadar Mainan, Ini 9 Manfaat Lego untuk Anak

Kita tidak membuka pendaftaran tapi kita melakukan penjangkauan kepada mereka-mereka yang berada di Desil 1 dan 2. Keluarga-keluarga yang paling miskin," ujarnya.

Gus Ipul menilai keberadaan SP2MI dan jaringan lembaga pendidikan masyarakat memiliki posisi strategis untuk membantu menemukan dan mendampingi calon siswa Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Ia berharap sinergi antara Kemensos dan SP2MI dapat diperkuat melalui kolaborasi dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Kami punya pendamping PKH di seluruh Indonesia, ada 30 ribu lebih yang mungkin sebagian sudah bersentuhan dengan Bapak-Ibu sekalian.

Saya ingin ke depan ini Pak Amirudin, teman-teman bisa bekerjasama dengan teman-teman pendamping pihak PKH kami di berbagai tempat," kata Gus Ipul.

Gus Ipul juga membuka peluang kerja sama lebih luas antara Kemensos dan SP2MI dalam mendukung Sekolah Rakyat maupun penanganan anak tidak sekolah.

"Saya cukup berharap kita bisa kerja sama nanti Pak Amirudin bisa kerja sama dengan tim Kemensos yang urusi sekolah rakyat.

Nanti kita cari cara apa saja yang bisa membantu.