Dua gempa tektonik dahsyat mengguncang Venezuela bagian utara dalam waktu berdekatan, Kamis (25/6/2026). Guncangan pertama berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi pukul 18.04 waktu setempat.

Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat pusat gempa awal berada di sekitar Kota San Felipe, sekitar 280 kilometer barat Caracas.

in1

>>> Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.655.000/Gram, Buyback Turun Rp52.000

Tak lama berselang, gempa susulan berkekuatan magnitudo 7,5 kembali menghentak dengan episentrum di kawasan Yumare.

Dampak kerusakan mulai terlihat dari laporan warga.

Foto dan video yang beredar menunjukkan sejumlah gedung tinggi di Caracas dan La Guaira runtuh rata dengan tanah.

>>> Survei: Kebijakan Trump Bikin AS Kehilangan Martabat di Mata Dunia

USGS memperkirakan potensi korban jiwa sangat tinggi. Analisis lembaga itu menyebutkan peluang angka kematian menembus 10.000 jiwa mencapai 44 persen.

Selain reruntuhan, bahaya sekunder mengancam. Tim geologi memperingatkan risiko tanah longsor di perbukitan dan likuifaksi di kawasan pesisir serta dataran rendah.

Pemerintah setempat berupaya memetakan zona evakuasi aman. Warga diimbau tetap di luar ruangan untuk menghindari bangunan yang rawan roboh.

>>> Kasus Taufik Hidayat Meluas, Polisi Telusuri Korban Lain dan Motif Pelaku

Venezuela terletak di pertemuan Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan, menjadikannya rawan gempa. Kota-kota padat seperti Caracas dan La Guaira sangat rentan terhadap guncangan besar.