Tidak ada jadwal perjalanan, tidak ada yang diantar, dan tidak ada nama yang disebut korban terkait keperluan ke bandara.

"Dari pihak keluarga, kami juga meyakini [RYS] tidak ada keperluan apa-apa di tempat itu. Tidak antar siapapun, tidak menyebut siapapun.

in1

Jadi itu memang oleh orang yang membawa, memang sengaja dibuang di situ saja," kata Risang.

Kondisi Jenazah dan Penyelidikan

Kondisi jenazah korban saat ditemukan sudah mengalami pembusukan lanjut, sehingga menyulitkan pemeriksaan secara kasat mata, termasuk membedakan lebam akibat kekerasan atau bukan.

>>> AS Lunak, Iran Bisa Masuk Seattle H-2 Sebelum Lawan Mesir

"Kondisi jenazah sudah pembusukan lanjut. Kita juga bisa membedakan itu lebam mayat atau lebam karena kekerasan.

Jadi biar nanti dokter saja yang beri kesimpulan," ujar Risang.

Keluarga berharap penyidikan polisi segera membuahkan hasil.

Sejumlah barang bukti penting telah diamankan Polresta Sidoarjo, termasuk ponsel milik korban dan barang-barang lain di dalam mobil.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Siko mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).

Tim Inafis dan Polsek Sedati sudah dikerahkan ke lokasi. Jenazah korban telah dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara Porong Sidoarjo untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Mayat pertama kali ditemukan oleh sejumlah driver taksi online yang mangkal di Bandara Juanda pada Rabu (24/6) siang.

Mereka curiga karena mobil mengeluarkan bau busuk dan meneteskan cairan tak lazim.

"Tadi jam 11.30 WIB, teman-teman grab itu kan mangkal di sini, ada salah satu teman itu lihat ada mobil yang keluarkan cairan gak normal, kayak solar atau air radiator," kata saksi Bagus Tri.

Saat dilihat dari kaca jendela, di dalam mobil terdapat seorang perempuan yang diduga sudah tak bernyawa, dalam posisi duduk bersandar di kursi depan sebelah kiri.

Bagus menuturkan, kondisi jenazah terlihat bengkak, terbujur kaku, dengan baju kuning dan jilbab. Perut korban juga tampak membesar.

Para driver langsung memanggil petugas keamanan bandara.

Bagus tidak tahu pasti sejak kapan mobil itu terparkir, namun informasi dari kawannya menyebut kendaraan itu sudah ada di sana selama empat hari.

>>> Pemilik Nomor HP Lama Tak Wajib Registrasi Ulang Pakai Biometrik

General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan Tim Satgaspam dan pihak kepolisian menangani kejadian dan melakukan investigasi.