Big Tigger akhirnya angkat bicara setelah ditangkap di Georgia.

Pembawa acara 'Rap City' itu membantah keras tuduhan yang membuatnya dijerat dengan pasal penganiayaan berat dan kekerasan terhadap anak.

in1

>>> Daftar 6 Tim yang Sudah Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Dalam pernyataan kepada TMZ, Tigger mengatakan, 'Saya dengan tegas membantah setiap tuduhan yang dilayangkan terhadap saya.'

Ia juga membela karakter dirinya. 'Selama lebih dari 30 tahun, saya membangun hidup di sekitar hubungan dan komunitas.

Mereka yang mengenal saya tahu pria, ayah, suami, dan teman seperti apa saya selama ini,' ujarnya.

Tigger mengaku tidak bisa membahas detail karena kasus masih berjalan. Namun, ia menyatakan keyakinan penuh pada fakta dan proses hukum, serta akan terus bekerja sama.

Ia juga berterima kasih kepada para pendukung. 'Terima kasih kepada semua yang telah memberikan dukungan dan dorongan.

>>> 5 Cara Memuji Anak Tanpa Membuatnya Sombong, Tumbuhkan Mental Sehat

Saya dan keluarga sangat berterima kasih,' tambahnya.

Kronologi Tuduhan

Menurut dokumen pengadilan, tuduhan ini bermula dari perselisihan rumah tangga pada Mei lalu. Tigger dan istrinya, Alicia Brown, terlibat cekcok di rumah mereka.

Brown melaporkan bahwa pertengkaran dipicu oleh pesan teks yang diduga dikirim Tigger ke rekan kerja perempuan. Otoritas mengatakan konflik meningkat ketika Tigger mulai merekam Brown dengan ponselnya.

Brown mengaku mencoba merebut perangkat tersebut. Terjadilah perebutan yang berujung pada Tigger menjatuhkan Brown saat mencoba mengambil kembali ponsel.

Tuduhan kekerasan terhadap anak muncul karena putra tiri Tigger yang berusia 13 tahun berada di dalam rumah dan mendengar pertengkaran itu.

>>> Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia usai Swiss Hajar Kanada 2-1

Meski demikian, Tigger tetap menyatakan tidak bersalah. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.