Selain Raffi dan Nagita Slavina, daftar pemegang saham juga diisi sejumlah nama publik dan pelaku bisnis, antara lain Kaesang Pangarep, Dony Oskaria, Sutanto Hartono, hingga PT Indonesia Entertainmen Grup.

Perseroan menyatakan Raffi Ahmad berkomitmen tidak mengalihkan pengendaliannya atas perusahaan dalam jangka waktu tiga tahun setelah pencatatan saham perdana, kecuali untuk memenuhi ketentuan hukum atau putusan lembaga berwenang.

in1

Di balik rencana ekspansi tersebut, prospektus juga mengungkap salah satu risiko utama yang dihadapi perusahaan, yakni ketergantungan terhadap figur Raffi Ahmad, Nagita Slavina, dan keluarga mereka sebagai talent utama.

Perseroan menyebut penurunan keterlibatan ataupun munculnya isu reputasi yang berkaitan dengan keluarga tersebut berpotensi berdampak negatif terhadap kinerja usaha maupun kondisi keuangan perusahaan.

Kinerja Keuangan Terkini

Dari sisi kinerja, RANS membukukan pendapatan Rp353,37 miliar pada 2025, turun 13,91 persen dibandingkan Rp410,49 miliar pada tahun sebelumnya.

Laba tahun berjalan juga turun 41,6 persen menjadi Rp56,69 miliar dari sebelumnya Rp97,07 miliar.

Manajemen menjelaskan penurunan pendapatan terutama berasal dari melemahnya segmen duta merek dan talent management serta penjualan produk berbasis intellectual property (IP).

Meski demikian, perusahaan menyatakan akan melakukan diversifikasi sumber pendapatan, memperluas jaringan distribusi, meningkatkan monetisasi konten, serta memperkuat kolaborasi strategis untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.

Jadwal IPO

Berdasarkan jadwal indikatif dalam prospektus, masa penawaran awal berlangsung pada 23-25 Juni 2026.

>>> Taufik Hidayat, Tersangka Penyiksaan di Bandung, Ternyata Mantan Debt Collector

Perseroan menargetkan pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2026.