PT Brantas Abipraya (Persero) tengah mempercepat pembangunan Gene Bank Indonesia atau Bank Genomik Nasional di kawasan RS Dr. H. Marzoeki Mahdi (RSMM), Kota Bogor, Jawa Barat.

Proyek strategis nasional ini ditargetkan selesai pada tahun 2027 mendatang.

in1

>>> Daihatsu Beri Penghargaan untuk Mufti, Pemilik Terios 2012 yang Setia 14 Tahun

Jajaran Komisaris Brantas Abipraya, termasuk Komisaris Utama Diana Kusumastuti serta Komisaris Independen Isra D. Pramulya dan Santoso, telah melakukan Management Walkthrough.

Kegiatan ini bertujuan memastikan kualitas, target waktu, dan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di area proyek berjalan optimal.

Fasilitas Modern Delapan Lantai

Fasilitas modern dengan luas bangunan mencapai 22.699 meter persegi ini akan memiliki delapan lantai.

Gedung tersebut nantinya dilengkapi sistem pengendalian suhu presisi, infrastruktur keamanan berlapis, serta teknologi informasi terintegrasi untuk mengelola big data genomik.

Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana, menjelaskan bahwa proyek ini memiliki kompleksitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan pembangunan gedung konvensional.

"Pembangunan Gene Bank Indonesia dirancang dengan standar khusus untuk mendukung sistem penyimpanan material genetik, laboratorium riset genomik, serta fasilitas pengolahan data berkapasitas besar," ujar Dian Sovana.

Proyek ini tidak hanya menuntut ketelitian teknis yang tinggi, tetapi juga penerapan sistem keamanan dan pengendalian lingkungan yang ketat guna menjaga stabilitas sampel biologis dalam jangka panjang.

>>> Bank Mega Syariah Optimistis Pembiayaan Komersial Tumbuh di 2026

Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat penyimpanan dan riset material genetik terbesar di Indonesia serta yang pertama di Asia Tenggara.

Kehadiran Gene Bank diharapkan mampu meningkatkan akurasi diagnosis penyakit dan membuka peluang pengembangan terapi personal bagi masyarakat.