Bank Mega Syariah aktif menjalin komunikasi dengan nasabah dan calon nasabah berorientasi ekspor untuk memahami kebutuhan pembiayaan dan rencana ekspansi bisnis.

Manajemen bank tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran dana.

in1

Proses asesmen dilakukan secara komprehensif mencakup profil risiko, kemampuan membayar, hingga ketahanan usaha terhadap pasar global.

Secara keseluruhan, total pembiayaan Bank Mega Syariah per Mei 2026 tumbuh 7,20% menjadi lebih dari Rp9,9 triliun.

Angka ini meningkat dibandingkan posisi Mei 2025 yang tercatat Rp9,3 triliun.

"Bank Mega Syariah akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pengelolaan risiko yang prudent.

>>> Skotlandia Hadapi Brasil demi Tiket Babak 32 Besar Piala Dunia

Dengan strategi tersebut, kami optimistis pembiayaan korporasi dapat terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan," tutup Guritno.