Gedung Putih memberikan pengecualian khusus bagi atlet, staf kepelatihan, diplomat resmi, serta keluarga inti peserta. Namun, akses bagi kelompok suporter umum dari negara terdampak tetap mengalami pembatasan ketat.

Berdasarkan dokumen resmi, kebijakan ini diberlakukan untuk menekan tingginya angka pelanggaran masa tinggal visa di AS.

in1

Senegal tercatat memiliki tingkat overstay sebesar 4,30 persen untuk visa B1/B2 dan 13,07 persen untuk visa pelajar.

Fokus pada Pertandingan

Meski kecewa dengan situasi yang ada, Koulibaly menegaskan fokus utama tim tetap pada perjuangan di lapangan. Ia memilih memisahkan urusan olahraga dari perdebatan politik.

"Saya tidak ingin berbicara mengenai ranah politik. Saya hanya ingin menyuarakan tentang sepak bola, karena sepak bola milik semua orang," kata Koulibaly.

>>> Blackout di Kawasan Industri Batamindo, Aktivitas Lumpuh dan Karyawan Dipulangkan

"Harapan saya situasi ini bisa membaik. Namun yang terpenting, kami akan tetap bermain mati-matian demi rakyat kami di rumah," pungkasnya.