VP Commercial & Shipping Business Development Pertamina Patra Niaga, Sigit Setiawan, menambahkan bahwa perusahaan telah berupaya menahan harga Pertamax di Rp12.300 per liter dalam waktu lama.

Namun, kondisi geopolitik global membuat harga minyak mentah naik, sehingga penyesuaian tidak terhindarkan.

in1

"Pertamax RON 92 kebetulan di market itu karena kondisi geopolitik kemarin itu naik, RON 92 itu kalau di market itu udah harganya Rp20.000-an, Rp21.000.

Dan kita masih tahan, masih berupaya menahan di Rp12.300," kata Sigit.

>>> Yann LeCun Sebut xAI Elon Musk Gagal, Sulit Rekrut Talenta

Kenaikan harga ini dinilai perlu untuk menjamin pasokan energi nasional tetap lancar. Pertamina berharap masyarakat memahami bahwa harga di pasar internasional sudah jauh lebih tinggi.