Hampir separuh responden, yaitu 46%, memilih menyimpan uangnya untuk tabungan atau investasi, sedangkan 38% lainnya lebih memilih menggunakan dana tersebut untuk aset riil seperti rumah atau mobil.

Sikap mandiri juga terlihat dari resistensi mereka terhadap pengaruh luar.

in1

Sebanyak 60% responden menegaskan tidak merasa terikat untuk meniru skala atau kemewahan pernikahan orang lain yang sering muncul di media sosial maupun lingkungan sekitar.

Bagi mereka yang berencana menikah, sebanyak 92% menyatakan kerelaannya untuk menanggalkan tradisi tertentu demi memangkas biaya maupun tingkat stres.

Bahkan, 45% di antaranya mengaku sangat terbuka terhadap opsi penyederhanaan tersebut.

"Budaya pernikahan telah berkembang menjadi sebuah pertunjukan besar.

Kini Gen Z mulai berhenti sejenak dan bertanya, 'Bagian mana yang benar-benar penting bagi kami, dan bagian mana yang hanya kami lakukan karena merasa seharusnya begitu?'"

ujar Claire Battista, pakar tren Gen Z di Affirm.

"Data ini menunjukkan bahwa kami tidak menolak pernikahan atau perayaan.

>>> Alexandra Eala Kalahkan Svitolina, Lolos ke Semifinal Berlin

Namun kami ingin lebih sadar dalam menentukan hal-hal yang memang layak mendapatkan waktu, energi, dan uang kami," kata Claire Battista.