Tim nasional sepak bola Kanada mencatat sejarah dengan meraih kemenangan perdana di Piala Dunia setelah melibas Qatar dengan skor telak 6-0 di Stadion Vancouver.

Kemenangan besar ini membuat Kanada hampir dipastikan lolos ke babak 32 besar. Sebelumnya, mereka hanya mengoleksi satu poin dari hasil imbang 1-1 melawan Bosnia-Herzegovina pada laga pembuka.

in1

>>> PLN Tunjuk Rakhmad Dewanto Haris sebagai Direktur Perencanaan Korporat

Cedera Parah Ismael Kone

Pesta gol tuan rumah ternoda oleh cedera parah yang dialami gelandang Ismael Kone pada menit ke-53 saat Kanada unggul 3-0.

Mantan pemain Watford yang kini membela Sassuolo itu mendapat tekel keras dari Assim Madibo, yang menyebabkan kakinya patah hingga harus dievakuasi menggunakan tandu.

Insiden tersebut sempat memicu keributan antarpemain di lapangan. Kone kemudian dibawa ke rumah sakit sembari memberikan isyarat jempol kepada penonton.

Akibat pelanggaran brutal itu, Madibo diganjar kartu merah. Qatar harus bermain dengan sembilan pemain setelah Homam El Amin juga diusir pada babak pertama.

Reaksi Pelatih dan Tim

Pelatih Kanada Jesse Marsch mengonfirmasi kondisi Kone dan memberikan keterangan mengenai situasi emosional tim. "Anda melihat dia melambai ke arah penonton dan membuat semua orang tenang," ujar Marsch.

Marsch menambahkan bahwa tindakan Kone menunjukkan karakter luar biasa dan soliditas tim. "Ini adalah pernyataan tentang Ismael, tetapi juga tim yang luar biasa.

Saya telah memberi tahu orang-orang selama bertahun-tahun tentang karakter kelompok ini," katanya.

Ketegangan sempat memuncak di tepi lapangan.

Marsch terlihat meneteskan air mata saat jeda minum di babak kedua sebelum Nathan Saliba mencetak gol keempat Kanada.

"Anda bisa melihat betapa hancurnya semua orang, tetapi kami harus tetap fokus," kata Marsch. Kanada berhasil menambah tiga gol lagi setelah insiden tersebut untuk melengkapi kemenangan 6-0.