Tidak ada yang bisa saya lakukan. Jadi situasi ini kurang lebih sama," tegas Martin.

Faktor non-teknis dan reputasi besar rivalnya diakui menjadi penghalang utama yang tidak bisa diintervensi oleh performa balapnya di lintasan.

in1

"Marquez adalah satu-satunya pebalap yang bisa menghalangi saya bergabung dengan tim pabrikan.

Nama Marquez memiliki bobot yang sangat besar, dan jika dia menginginkan motor itu, dia akan mendapatkannya," tutur Martin.

Meskipun sedang memimpin klasemen kejuaraan dengan keunggulan poin yang signifikan, keputusan tim tetap tidak berubah.

"Saat itu saya memimpin kejuaraan dengan selisih 40 poin. Hanya itu hal yang bisa saya kendalikan.

Tapi ada faktor lain yang tidak bisa saya lawan," lanjut Martin.

Kepastian mengenai masa depannya mulai menemui titik terang saat pekan balap GP Italia 2024 di Sirkuit Mugello, di mana ia justru merasa lebih termotivasi setelah mengamankan kontrak baru bersama Aprilia.

"Keputusan atau momen di Mugello 2024 itu membantu saya untuk berkata: 'Oke, ini sudah selesai. Saya akan ke Aprilia.

Terserahlah. Ayo, mari tampil habis-habisan musim ini.'

>>> Kemdiktisaintek Rilis 282 Kampus Inklusif bagi Mahasiswa Disabilitas

Dan berkat hal itu, saya berhasil memenangkan kejuaraan," ucap Martin.