"Ketika perempuan diberikan akses terhadap pasar, informasi, dan jejaring internasional, mereka tidak hanya membangun usahanya sendiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan keluarga serta komunitasnya," jelasnya.

Wamendag melihat kerja sama Indonesia dan Uzbekistan memiliki peluang besar untuk mendorong lebih banyak perempuan naik kelas usahanya dan menjadi pelaku ekspor global.

Roro Esti juga menekankan bahwa kerja sama ekonomi kedua negara perlu diiringi dengan kolaborasi yang konkret bagi pelaku usaha di lapangan.

"Kami ingin memastikan bahwa manfaat hubungan ekonomi kedua negara dapat dirasakan langsung oleh para pelaku usaha, khususnya UMKM perempuan," sebutnya.

Melalui program peningkatan kapasitas, pertukaran informasi pasar, dan konektivitas bisnis yang lebih kuat, ia berharap semakin banyak produk unggulan Indonesia dan Uzbekistan yang mampu menembus pasar masing-masing.

>>> iCAR Siapkan Dua SUV Listrik Baru untuk Indonesia Tahun Ini

"Indonesia dan Uzbekistan sepakat untuk terus menjajaki berbagai peluang kolaborasi yang dapat memperkuat peran perempuan sebagai penggerak perdagangan, kewirausahaan, dan pembangunan ekonomi di masa mendatang," jelas Wamendag Roro Esti.