Hubungan Rambut Merah dan Bintik-Bintik

Pertanyaan klasik: apakah semua redhead memiliki bintik-bintik? Secara biologis, ada hubungan antara keduanya.

Bintik muncul ketika area kulit tertentu memproduksi lebih banyak pigmen, biasanya setelah paparan sinar matahari.

Bintik lebih umum pada orang berkulit terang, dan banyak redhead memiliki kulit pucat. Beberapa varian MC1R meningkatkan kemungkinan memiliki rambut merah dan bintik-bintik.

Namun, "sering bersama" tidak berarti "selalu tidak terpisahkan."

Kenyataannya, tidak semua redhead memiliki bintik. Ada yang memiliki banyak bintik di wajah, bahu, atau lengan.

Ada yang hanya sedikit. Bahkan ada yang hampir tidak memiliki bintik sama sekali.

Jadi, gagasan bahwa rambut merah selalu disertai bintik-bintik adalah salah. Itu hanya sifat yang lebih umum di kalangan redhead, bukan aturan universal.

Dari Fakta ke Cerita Rakyat

Perbedaan fisik yang satu ini telah memicu berbagai cerita selama berabad-abad. Di Eropa abad pertengahan, rambut merah kadang dikaitkan dengan sihir, setan, atau nasib buruk.

Mesir kuno memandangnya berbeda: rambut merah bisa dikaitkan dengan dewa Seth dan kekuatan gurun. Orang Yunani kuno memiliki legenda bahwa redhead akan berubah menjadi vampir setelah mati.

>>> Neymar Pulih dari Cedera Betis dan Kembali Berlatih Bersama Timnas Brasil

Satu warna rambut dan beberapa bintik kulit sudah cukup menginspirasi mitos selama berabad-abad tentang sifat genetik yang unik ini.