Tim nasional Portugal memimpin peta persaingan Grup K Piala Dunia 2026. Grup ini berisi kombinasi tim veteran dan debutan.

Skuad Seleção diunggulkan untuk melaju jauh. Mereka ingin mengejar prestasi terbaik sejak turnamen edisi 1966.

>>> Bayern Munchen Sepakati Perpanjangan Kontrak Konrad Laimer

Kiper, bek, hingga penyerang Portugal diyakini berada dalam kondisi matang. Hal itu setelah mereka meraih kesuksesan di level klub.

Kapten Cristiano Ronaldo baru menjuarai Liga Profesional Arab Saudi bersama Al Nassr. Ia diperkirakan akan melakoni Piala Dunia terakhirnya dalam turnamen ini.

Selain Ronaldo, pilar penting seperti Vitinha, Nuno Mendes, dan João Neves datang dengan modal trofi Liga Champions UEFA.

Mereka meraihnya bersama Paris Saint-Germain.

Kehadiran Bruno Fernandes yang dinobatkan sebagai pemain terbaik di Liga Utama Inggris semakin memperkuat posisi tim. Tim asuhan Roberto Martínez itu punya skuad bertabur bintang.

>>> Ghana Petakan Jalur Babak Gugur Piala Dunia 2026

Pesaing Terdekat Portugal

Di sisi lain, Kolombia dan Republik Demokratik Kongo diprediksi menjadi pesaing terdekat. Mereka akan memperebutkan posisi di bawah Portugal.

Kolombia mengandalkan Luis Díaz dan kapten James Rodríguez. Sementara RD Kongo menembus putaran final setelah mencatat kemenangan mengejutkan 1-0 atas Jamaika di babak play-off antar-kontinental.

Uzbekistan menempati posisi sebagai tim non-unggulan. Mereka berstatus sebagai debutan yang baru pertama kali tampil di ajang tertinggi ini.

Meskipun dianggap sebagai tim terlemah oleh beberapa pihak, tim berjuluk Serigala Putih tersebut memiliki potensi kejutan. Mereka dilatih oleh Fabio Cannavaro.

Seorang pengamat sepak bola menyebut Uzbekistan sebagai "whipping boys" di grup ini.

>>> Presiden FIFA Gunakan Jet Pribadi untuk Tonton Dua Laga Sehari di Piala Dunia 2026

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Cannavaro yang memiliki pengalaman mengangkat trofi Piala Dunia saat menjadi kapten Italia tepat 20 tahun lalu.