Norwegia sukses meraih kemenangan 4-1 atas Irak dalam laga perdana Grup I Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Boston, Selasa (16/6/2026).

Penyerang andalan Erling Haaland menjadi bintang dengan mencetak dua gol dan satu assist. Ini adalah debut turnamen bagi pemain Manchester City tersebut.

>>> Argentina Kalahkan Aljazair di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Kemenangan ini juga mengakhiri penantian panjang Norwegia yang terakhir kali tampil di Piala Dunia pada 1998 di Prancis.

Jalannya Pertandingan

Haaland membuka keunggulan Norwegia pada menit ke-29 memanfaatkan umpan silang David Moller Wolfe.

Irak berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Aymen Hussein pada menit ke-38 setelah menerima umpan dari Amir Alammari.

Namun, Haaland kembali membawa Norwegia unggul menjelang babak pertama usai memanfaatkan kesalahan operan lini belakang Irak.

Pada babak kedua, Leo Ostigard memperbesar keunggulan Norwegia di menit ke-76 melalui umpan sepak pojok Martin Odegaard.

Kristian Thorstvedt mencetak gol penutup menjelang peluit akhir berkat umpan matang dari Haaland.

Antusiasme Pendukung Irak

Laga ini juga menjadi momen bersejarah bagi Irak yang kembali berlaga di Piala Dunia setelah 40 tahun, sejak debut mereka pada 1986 di Meksiko.

>>> Austria Hadapi Jordania di Laga Pembuka Grup J Piala Dunia 2026

Ratusan pendukung Irak memadati jalanan kota Boston sejak Senin malam untuk merayakan kembalinya tim nasional mereka.

Mouin Al-Masoodi, pendukung asal Oklahoma, mengatakan sepak bola menjadi kekuatan pemersatu bagi masyarakat Irak di tengah sejarah ketidakstabilan politik.

Ia menyadari Irak tergabung dalam grup berat bersama Norwegia, Senegal, dan Prancis, namun tetap berharap timnya bisa memberikan perlawanan.

Gairah serupa juga dirasakan komunitas diaspora Irak di Dearborn, Michigan. Zee Esho, warga yang bermigrasi dari Irak, mengingat bagaimana sepak bola menyatukan berbagai kelompok etnis dan agama.

Demam Piala Dunia juga berdampak pada bisnis lokal. Waad Sana, pemilik toko Soccer World di Michigan, menerima banyak permintaan jersei timnas Irak.

Antusiasme ini diturunkan kepada generasi muda diaspora Irak melalui kompetisi sepak bola lokal.

Abbas Alwishah, direktur liga remaja Michigan FC, mengatakan anak-anak mendapatkan kecintaan terhadap tim nasional dari cerita orang tua mereka.

>>> Lionel Messi Catat Rekor Enam Piala Dunia saat Argentina Hadapi Aljazair

Dukungan untuk Irak juga datang dari warga keturunan negara lain, seperti Fatima Alzahraa Yazdchi, remaja 16 tahun asal Kuwait yang ikut menjagokan Irak.