Inovasi Karbon Nanotube Bisa Ubah Jaringan Listrik Selamanya
Serat karbon nanotube selama ini hanya mimpi para teknolog. Tabung ultra-tipis, lebih ramping dari rambut manusia, dan sangat kuat — secara teori bisa merevolusi elektrifikasi.
Namun kenyataannya, konduktivitas listriknya tak mampu menyaingi material konvensional seperti tembaga.
>>> Ilmuwan Temukan Kuburan Paus Purba Raksasa di Samudra Hindia
Kini, peneliti di Spanyol berhasil memecahkan kode produksi skala besar untuk serat karbon nanotube (CNT) dengan konduktivitas listrik lebih unggul dari tembaga dan aluminium, sekaligus tetap sangat kuat dan jauh lebih ringan.
Cara Kerja Inovasi Ini
Dijelaskan dalam artikel yang diterbitkan di Science, terobosan ini merupakan hasil kolaborasi antara tim di IMDEA Materials Institute, Universitas Politeknik Madrid, dan Universitas Zaragoza.
Dengan peralatan canggih di Advanced Microscopy Laboratory (LMA) Universitas Zaragoza, para ilmuwan berhasil memproduksi serat karbon nanotube dengan konduktivitas pada suhu kamar mencapai 24,5 megasiemens per meter (MS/m).
Angka itu hampir setengah konduktivitas tembaga, namun dengan berat hanya seperenam dari tembaga.
Bagi para insinyur yang berjuang mengurangi setiap gram pada kendaraan, ini berarti peningkatan jangkauan dan efisiensi yang signifikan.
Untuk mencapai ini, peneliti menggunakan proses inovatif bernama "gas phase intercalation." Mereka menyuntikkan tetrakloroaluminat (AlCl4) di antara serat karbon nanotube.
Proses ini tidak mengganggu sifat mekanik serat yang sangat baik, juga tidak menambah berat yang tidak diinginkan.
Sebaliknya, material baru ini bertindak sebagai dopan kuat di tingkat atom, meningkatkan konduktivitas listrik hingga 17 kali lipat.
>>> Tamu Negara Kunjungi Istiqlal dan Katedral, Simbol Diplomasi Kerukunan
Dampak pada Mobilitas Listrik
Dalam jangka panjang, serat karbon nanotube bisa menjadi pemain kunci dalam elektrifikasi transportasi — baik itu kendaraan listrik, drone, atau bahkan pesawat terbang.
Update Terbaru
Chelsea Evaluasi Masa Depan Nicolas Jackson Usai Kembali dari Bayern
Rabu / 17-06-2026, 01:40 WIB
Gambar Paten Bocorkan Desain Lucid Cosmos, EV Seharga Rp700 Jutaan
Rabu / 17-06-2026, 01:33 WIB
Argentina dan Prancis Siap Tempur di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 01:33 WIB
Segenggam Almond Sehari Bisa Revolusi Kesehatan Jantung Anda
Rabu / 17-06-2026, 01:32 WIB
Vivo X Fold 6 Resmi Meluncur dengan MediaTek Dimensity 9500
Rabu / 17-06-2026, 01:32 WIB
Prancis Terapkan Strategi Menyerang Lawan Senegal di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 01:25 WIB
Irak vs Norwegia: Duel Perdana Grup I Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 01:24 WIB
Prancis Turunkan Skuad Bintang Lawan Senegal di Grup I Piala Dunia
Rabu / 17-06-2026, 01:24 WIB
Los Angeles FC Pinjamkan Adrian Wibowo ke Wacker Innsbruck
Rabu / 17-06-2026, 01:10 WIB
Gua Onkalo di Finlandia Siap Jadi Tempat Penyimpanan Abadi Limbah Nuklir
Rabu / 17-06-2026, 01:05 WIB
Sinopsis Ashes to Crown, Drama China Zhou Yiran di Netflix
Rabu / 17-06-2026, 01:05 WIB
Cara Mudah Deteksi Alat Pelacak Tersembunyi di Android dan iPhone
Rabu / 17-06-2026, 01:04 WIB
Prancis Tantang Senegal pada Jadwal Piala Dunia 17 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 01:04 WIB
Daihatsu Mira TR-XX Avanzato R: Kei Car 4 Silinder Bertransmisi Manual Dilelang di AS
Rabu / 17-06-2026, 00:56 WIB






