Vedra berharap dukungan dari masyarakat Batam dan Kepulauan Riau terus mengalir agar ia mampu melaju lebih jauh.

"Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Batam dan Kepulauan Riau.

Semoga saya dapat terus melangkah ke babak berikutnya dan memberikan kebanggaan bagi daerah yang saya cintai," tambah Vedra.

Juri Andien memberikan pujian terhadap penempatan kekuatan vokal Vedra yang dinilai mengagumkan.

"Terima kasih Vedra sudah membuka malam ini dengan mengagumkan.

Aku juga mengapresiasi kamu karena dapat menempatkan kekuatan-kekuatan kamu di posisi yang sangat tepat," puji Andien, Juri The Icon Indonesia.

Namun, Isyana Sarasvati menilai performa vokal dasar Vedra sudah sangat bagus sehingga beberapa improvisasi di panggung terasa terlalu berlebihan.

"Vedra tidak perlu membuktikan lagi kalau suara kamu sudah sangat bagus, jadi menurutku tadi terlalu banyak improvisasi," ungkap Isyana Sarasvati, Juri The Icon Indonesia.

Kompetisi malam itu juga menampilkan performa dari kontestan lain seperti Gerald dengan lagu "Masih Ada", Silvia dengan lagu "Suara (Ku Berharap)", dan Diva dengan lagu "Dia".

Titi DJ memberikan kritik terhadap Gerald karena dianggap kurang mengontrol vokal akibat terlalu fokus pada koreografi.

"Kemampuan koreo kamu semakin baik, namun sayangnya kamu jadi kurang kontrol saat bernyanyi. Mungkin kamu terlalu fokus koreo, sehingga di beberapa part lagu kurang on point.

Mudah-mudahan kalau kamu lolos, bisa lebih baik lagi karena sebenarnya aku suka dengan suara kamu," komentar Titi DJ.

Berbeda dengan Gerald, Silvia mendapatkan standing ovation dari Titi DJ setelah dinilai sukses meningkatkan kemampuannya keluar dari zona merah.

"Silvia is back! Kamu itu memiliki kemampuan bercerita lewat bernyanyi.