Harga emas di pasar spot melanjutkan tren positif untuk sesi keempat berturut-turut pada perdagangan Selasa (16/6/2026).

Berdasarkan data Reuters hingga pukul 04.31 GMT, harga emas menguat 0,4 persen ke level US$ 4.322,99 per ons troi.

>>> IHSG Berpotensi Sentuh 7500 di Akhir 2026 Jika Sentimen Global Membaik

Penguatan ini dipicu oleh optimisme pelaku pasar terhadap kesepakatan damai pendahuluan antara Amerika Serikat dan Iran.

Langkah diplomatik tersebut dinilai mampu meredakan kekhawatiran akan kenaikan suku bunga global.

Pada Senin (15/6/2026), harga emas melonjak 3,6 persen ke level tertinggi sejak 5 Juni 2026.

Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus bergerak stabil dengan koreksi tipis 0,2 persen ke US$ 4.343,50 per ons.

Antusiasme investor muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penandatanganan kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik di Teluk Persia.

Pelaku pasar kini menanti upacara penandatanganan resmi yang dijadwalkan pada Jumat mendatang.

Edward Meir, analis di Marex, mengatakan reli euforia ini kemungkinan akan berlanjut hingga upacara penandatanganan hari Jumat.

Fokus pelaku pasar juga mulai beralih pada keputusan kebijakan moneter Federal Reserve.

Ini menjadi momentum pertama di bawah kepemimpinan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh.

>>> Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Hartadinata Turun 16 Juni 2026

Pasar memproyeksikan suku bunga acuan akan tetap bertahan pada level saat ini.

Namun, pernyataan Warsh mengenai proyeksi pemangkasan suku bunga di masa depan akan menjadi penentu arah pergerakan harga emas selanjutnya.

Sinyal dovish dari Warsh diprediksi akan melemahkan dolar AS, yang biasanya menjadi katalis positif bagi emas.

Sebaliknya, sikap hawkish bank sentral berisiko mendorong tekanan jual pada emas.

Data CME FedWatch menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga AS pada Desember menyusut menjadi 57 persen, turun dari 70 persen pekan lalu.

Di sektor logam lain, perak turun 0,4 persen ke US$ 69,76 per ons, platinum melemah 0,3 persen ke US$ 1.761,95, dan paladium terkoreksi 1,2 persen ke US$ 1.331,86.

Secara historis, emas berfungsi sebagai aset safe haven saat ketidakpastian geopolitik.

Ketika ketegangan mereda, pasar sering melakukan penyesuaian harga.

>>> Harga iPhone 16 Pro Max di iBox 2 Mei 2026 Turun Drastis, Cek Rinciannya

Emas memiliki korelasi terbalik dengan suku bunga: saat suku bunga stabil atau turun, emas menjadi pilihan utama untuk mengamankan modal.