FIFA menerapkan kebijakan baru pada Piala Dunia 2026 yang mewajibkan seluruh pemain dalam skuad hadir di lapangan saat lagu kebangsaan dikumandangkan.

Aturan ini mengubah prosedur sebelumnya yang hanya melibatkan 11 pemain inti. Kini, 26 pemain termasuk cadangan akan berdiri bersama sebelum kick-off.

>>> PANI Siapkan Private Placement Tahap IV, Target Dana Segar Rp1,81 Triliun

Presiden FIFA Gianni Infantino mengungkapkan bahwa ide tersebut berasal dari legenda sepak bola Italia, Alessandro Del Piero, dalam sebuah diskusi santai beberapa bulan lalu.

"Untuk pertama kalinya, seluruh pemain, total 26 orang, akan berada di lapangan.

Akan ada bendera-bendera besar dan lagu kebangsaan akan dikumandangkan dengan seluruh tim berada di lapangan," kata Infantino.

Infantino menceritakan bahwa Del Piero bertanya, "Mengapa tidak membawa semua pemain ke lapangan saat lagu kebangsaan diputar?" dan menjawab, "Karena kami semua adalah bagian dari tim yang sama."

Refleksi Pengalaman Piala Dunia 2006

Infantino mengaitkan usulan tersebut dengan pengalaman Del Piero di Piala Dunia 2006, di mana ia lebih sering menjadi pemain cadangan.

>>> PPIH Imbau Jemaah Haji Debarkasi Padang Isolasi Mandiri 14 Hari

Meski tidak selalu menjadi starter, kontribusinya krusial, termasuk gol penentu kemenangan atas Jerman di semifinal.

"Mungkin itulah alasan dia mengatakan bahwa semua pemain adalah bagian dari tim yang sama," ujar Infantino.

Dampak Positif bagi Soliditas Tim

Kebijakan ini diproyeksikan memperkuat soliditas tim.

Infantino menekankan bahwa tidak semua pemain mendapat menit bermain, sehingga penting membuat mereka merasa menjadi bagian dari momen emosional.

>>> BYD Mulai Operasikan Pabrik Subang untuk Penuhi Display Dealer

"Saya percaya ini adalah sesuatu yang positif, baik bagi para pemain maupun para pendukung," tambahnya.