Sebuah rombongan wisata asal Malaysia mendadak viral di media sosial China. Penyebabnya karena mereka membanjiri hotel dengan 1.200 paket belanja online.

Video yang diunggah agen perjalanan di platform Xiaohongshu (RedNote) memperlihatkan tumpukan kotak di meja resepsionis. Staf hotel terlihat mencocokkan paket dengan pemiliknya.

>>> Legislator Jabar: Validasi Data Kunci Keberhasilan Sekolah Maung

"Saat warga Malaysia mengunjungi China, apakah berbelanja jadi satu-satunya kegiatan Anda?" tulis unggahan tersebut, dikutip dari VnExpress, Selasa (16/6/2026).

Kebiasaan Belanja Online Wisatawan

Fenomena ini sering dilakukan wisatawan asing di China. Mereka memesan barang murah dari platform e-commerce seperti Taobao dan mengirimkannya ke hotel tempat menginap.

The Star melaporkan, salah satu turis membeli 50 barang berbeda di Taobao dan butuh kantong besar untuk membawanya ke kamar.

>>> Nothing Ear (Open) Blue Resmi Hadir di Indonesia, Dibanderol Rp1,6 Jutaan

Para turis Malaysia juga berbagi cara mendapatkan harga domestik lebih murah serta pengiriman hari yang sama.

Namun, perilaku kelompok ini menuai kritik dari warganet China. Mereka menilai staf hotel kelelahan karena harus menyortir dan memindahkan paket tanpa bayaran tambahan.

"Staf hotel dipaksa bekerja lembur untuk menyortir dan memindahkan barang, membuat mereka kelelahan. Staf bukan pengelola paket pribadi," kata seorang pengguna internet.

>>> KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Sebagian warganet menganggap wajar mengirim paket asal jumlahnya tidak banyak. Namun, tumpukan yang memenuhi meja resepsionis dinilai berlebihan, apalagi pegawai hotel sudah sibuk dengan pesanan tamu.