Ditambah cuaca panas, hal ini bisa menjadi mimpi buruk bagi pemain.

Pemain semi-profesional Catur Mahardhika (27) yang bermain di Hungaria mengatakan bahwa ia mulai minum air secara cukup beberapa jam sebelum pertandingan, bukan hanya saat haus.

Saat latihan atau pertandingan, ia memanfaatkan jeda untuk minum dan setelah selesai berusaha mengganti cairan yang hilang. Saat cuaca panas atau intensitas tinggi, ia lebih memperhatikan asupan cairan.

Catur juga membedakan jenis asupan: air putih untuk aktivitas sehari-hari dan latihan ringan, serta minuman isotonik saat pertandingan atau latihan intensitas tinggi untuk mengganti elektrolit yang hilang melalui keringat.

Senada, Taufan Tomasi (25), eks pemain semi-pro Liga 3 di PS Belitung Timur, mengatakan bahwa hidrasi yang baik berdampak langsung pada kondisi fisiknya.

Ia merasa lemas dan fokusnya buyar jika kurang hidrasi, sehingga pengambilan keputusan menjadi buruk dan ia panik. Asisten pelatih biasanya mengatur asupan makan dan minum pemain.

>>> PTPN I Ekspansi Lahan Tebu di Jawa dan Sulawesi demi Swasembada Gula 2027

Hydration break di Piala Dunia 2026 menjadi aturan baru yang unik. Di tiap babak, wasit akan menghentikan laga selama 3 menit untuk memberi kesempatan pemain beristirahat dan minum.